Skip to main content

Posts

Showing posts from March, 2008

Liburan ke Bali

baru sampe di bandara ngurah rai, Bali. Langsung foto-foto. Buktinya ada di Bali, tuh liat aja iklan flexi di background. Legian, Kuta, Monumen Bom Bali, Bedugul, kacang humor

Tiga doa yang ampuh

Ayok cari momen-momennya... tapi kayaknya siapa pun gak mau ya jadi orang alternatif pertama kecuali terpaksa Kedekatan kita kepada orang tua juga perlu dijaga. "Pak, Bu doakan kami..."  adalah bukan kata-kata basi, namun wujud kefahaman kita bahwa doa orang tua kita yang shalih, insya Allah akan diijabah oleh Allah swt. Kelancaran rizki kita, bukan semata kepiawaian kita bernegosiasi, bukan IQ kita yang tokcer, mungkin karena doa orang tua kita. Doakan mereka, sehingga doa anak yang shalih menjadi amal jariah bagi mereka berdua. Dari Abu Hurairah ra., ia berkata : Rasulullah SAW bersabda : ”Ada tiga macam doa yang tidak diragukan lagi keampuhannya, yaitu doanya orang yang teraniaya, orang yang sedang dalam bepergian dan doa orang tua terhadap anaknya.”(HR. Abu Dawud dan Turmudzi)

Bepergian itu sebagian dari siksa

Saya alami sendiri waktu pergi ke cabang perusahaan perkebunan.  Jarak dari Padang memerlukan waktu kurang lebih 7 jam. Atau beberapa minggu lalu juga waktu ke Bali, meskipun naik pesawat, gak enak banget duduk doang 2 jam Medan - Jakarta, 2 jam lagi Jakarta - Bali.  Ditambah lagi pesawat sekarang gak ngasih makanan kecuali satu gelas air putih. Laperr... Kalau cerita petinggi-petinggi, yang mondar-mandir naek pesawat juga begitu, capek. Satu lagi, jauh dari anak-anak, walaupun istri ikut nemani pergi, terasa kangen. Hayuh... yang masih jauh dari keluarga, cepat kembali, ngumpul lagi. Dari Abu Hurairah ra. bahwasannya Rasulullah SAW bersabda : ”Bepergian itu merupakan bagian dari siksa, dimana seorang harus mengurangi makan, minum, tidurnya. Oleh karena itu apabila salah seorang diantara kamu sekalian telah selesai urusannya dalam bepergian, maka hendaklah ia segera kembali kepada keluarganya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Doa tameng dari hal jahat

Subhanallaah... besar sekali karunia yang Allah swt berikan kepada Rasulullah saw beserta ummatnya.  Selain setengah dari yang masuk surga adalah ummat Muhammad saw (sumber: ceramah jumat, kesahihannya belum saya dapatkan ketika google-ing, mungkin salah ketik atausalah  metode pencarian), juga kekayaan khazanah yang Allah swt jaminkan kepada pengikut beliau saw. Dari Khaulah binti Hakim ra., ia berkata : Saya mendengar Rasulullah SAW bersabda : ”Barangsiapa yang berhenti pada suatu tempat kemudian ia membaca : ”A’UUDZUBIKALIMATILLAAHI TAAMMATI MIN SYARRI MAA KHALAQ (Saya berlindung diri dengan kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan yang Ia ciptakan), niscaya ia tidak akan terganggu oleh sesuatu apapun hingga ia meninggalkan tempat tersebut.” (HR. Muslim) Tapi saya gak jamin nih, apa bisa dipake untuk acara tivi semacam adu nyali ? Hihihi....

Bersahabat dengan Allah SWT

Kalimat canggih, spektakuler... yang keluar dari seorang yang (menurut saya) 'alim dan 'ulama. Subhanallaah... Hati-hati, ini bukan hadits ya. Makna persahabatan dengan Allah adalah bersahabat dengan karunia dan nikmat-Nya. Bersahabat dengan nikmat-Nya adalah bersyukur. Bersahabat dengan ujian-Nya adalah bersabar. Bersahabat dengan perintah-Nya adalah menghormati dan menunaikan. Bersahabat dengan larangan-Nya adalah menjauhi. Bersahabat dengan ketaatan adalah bersikap ikhlas. Dan bersahabat dengan Alqur'an adalah merenungkan. (Ibnu Atha'illah)

Pergi hari Kamis, pergi pagi hari

Kalau pendapat pribadi nih, hari Kamis itu karena keesokan harinya adalah libur.  Jumat adalah salah satu hari besar umat Islam. Jika kita bandingkan dengan kondisi sekarang, mungkin sama dengan bepergian di hari Sabtu ya ? Kalau masalah mengais rizki pada waktu pagi, orang tua kita juga sering menasehati, "hei kalo tidak bangun pagi, nanti rejekinya dipatok ayam". Suatu ungkapan sederhana yang sebenarnya dalam. Kita akan kalah bersaing jika orang lain mendahului kita dalam mencari customer, client, atau pelanggan. Allahu a'lam Dari Ka’ab bin Malik ra. bahwasannya Nabi saw. keluar untuk perang Tabuk pada hari Kamis dan beliau memang suka keluar (bepergian) pada hari Kamis.“ (HR. Bukhari dan Muslim) Dan di dalam riwayat yang lain dikatakan :”Jarang sekali Rasulullah saw. keluar (bepergian) kecuali pada hari Kamis.” Dari Shakher bin Wad’ah Al Ghamidiy Ash Shahabiy ra. Bahwasannya Rasulullah SAW berdoa :” ALLAAHUMMA BAARIK LI UMMATII FII BUKUURIHAA (Ya Allah, berkahilah umat...