Waktu umi ultah, abang fatih menulis di kertas kuning... haru membacanya... walaupun fatih, kalau menulis masih lupa dengan spasi. Tulisan kedua dikerjakan tanggal 15 November 2008 di kantor abi. Ceritanya ikut abi ke kantor, dicetak. Hasil cetakan di oret-oret lagi. Haru juga membacanya... Walau tidak diselesaikannya... tapi abi faham keinginan terselubung Fatih yang masih kelas TK B. Semoga Fatih menjadi anak yang tidak sekedar sholeh, berbakti pada orang tua, qurrota a'yun, tapi juga seorang yang memiliki cita-cita tertinggi : syahid, dari seorang syuhada dan syahidah.