Skip to main content

Zoho: Untuk yang takut mahal beli license

Kalau di kantor Anda ada 100 komputer, berarti harus beli minimal 100 license Microsoft Windows dan 100 Microsoft Office. Kok tahu ? Ya umumnya komputer di kantor kan pake Office, dan operating system yang biasa dipake adalah Windows.

Berapa biaya yang harus dikeluarkan ?
Data hasil pembelian di kantor saya sendiri adalah sbb:
- Microsoft Windows XP Home Edition (Iya lah, ngapain pake yang professional, emang ngerti bedanya ?) itu adalah (dalam rupiah aja deh biar gampang) Rp. 820.000
- Microsoft Office 2003 Basic (Word, Excel dan Outlook Express doang isinya) itu adalah Rp. 1.840.000

Coba saja kalikan dengan 100 unit, kalo perhitungan saya gak salah Rp. 266.000.000
Belum lagi software2 yang lain.

Kita Bisa Hemat
Saya berlangganan newsletter dari techrepublic.com. Kemarin ada tema yang menarik perhatian saya, yakni Google dan Microsoft kuatir dengan pesaing lain, yakni Zoho.com.
Langsung saja saya klik URL-nya dan melihat, siapakah makhluk ini sehingga dua raksasa industri teknologi ini sempat kebat-kebit ?

Zoho menawarkan aplikasi office secara online. Artinya aplikasi Microsoft Office seperti Word, Excel, Powerpoint dan sebagainya bisa anda dapatkan secara gratis !
Betul... gratis, hanya dengan membuat account di zoho, maka anda bisa segera menikmati aplikasi office tersebut. Zoho kompatibel dengan OpenOffice Writer, Calc, Impress selayaknya juga di aplikasi Microsoft Office.

Bagaimana Zoho Bekerja
Kita perlu melakukan import (upload) data yang hendak dikerjakan.  Atau jika create new, langsung saja klik tombolnya. Jika sudah selesai, anda bisa save ke zoho, ataupun export (download) ke komputer anda. Bentuk file disediakan dalam format yang umum digunakan : .doc, .xls, .ppt, .odt, .ods, .gnumeric dan sebagainya.

Masih banyak lagi fasilitas yang ditawarkan Zoho. Happy Zoho-ing :)

Comments

  1. thanks informasina, btw zoho sapanya zorro?

    ReplyDelete
  2. ah ente, bise aje. setau aye... zorro mbelain adang-dani utk jadi governoor :)

    ReplyDelete
  3. thanks bro...bill gates dah kaya inih...(halagh opo mangsude?) ;D

    ReplyDelete
  4. memang disayangkan koneksi internet kita belum sebagus di luar negeri. kalo broadband udah jadi makanan sehari-hari, pasti akan sangat enak pake zoho ini. ketika bepergian, saya gak perlu space harddisk banyak2, gak perlu bawa laptop. dengan zoho bahkan kita bisa share presentasi yang sama di tempat masing2, walaupun terpisah benua. Subhanallaah... kereen !

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Setan tak bisa menembus dinding

Betapa kita, saya dan anda, seringkali salah kaprah tentang setan, dan jin. Film-film turut menanamkan pengertian yang salah. Berapa banyak film yang menggambarkan setan/jin itu bisa menembus dinding, tiba-tiba muncul di ruangan tertentu. Nampaknya hadits berikut menjadi salah satu kabar yang menutup kesalahan pemahaman tersebut. Dari Jabir ra., dari Rasulullah saw., beliau bersabda:“Tutuplah bejana, ikatlah tempat air, tutuplah pintu-pintu dan padamkanlah lampu, sesungguhnya setan itu tidak akan bisa melepaskan ikatan, tidak bisa membuka pintu dan tidak bisa membuka bejana. Seandainya salah seorang diantara kalian tidak bisa mendapatkan sesuatu untuk menutupnya kecuali hanya meletakkan lidi di atas bejana itu, maka lakukanlah yang demikian itu dengan menyebut nama Allah,karena sesungguhnya tikus itu bisa menyebabkan terbakarnya rumah.” (HR. Muslim)

Pulang Tenggo [mirip tengbur]

Kalo Mbak Sya2 punya pengalaman tengbur, saya ada pengalaman Tenggo. Tenggo ini bukannya produk makanan, tenggo = begitu teng jam 16.30 langsung GO ! Hehehe... Suatu hari kami bertiga (IT Department cuman bertiga) dipanggil, gak tanggung langsung ke Direksi, karena emang jalurnya langsung di bawah Direksi. Diceramahin macem-macem, yang masih muda lah, yang masih terang lah di luar sana (emang kudu nunggu gelap baru pulang Pak ?) Saya ada setujunya tuh sama Mbak Sya2, bahwa hak karyawan untuk bisa pulang pada waktunya. Namun setelah ditegur sama Bos, saya juga agak molorin lah sedikit, dari yang mestinya 16.30 (kami masuk jam 7.30, sabtu libur) jadi jam 17.15 atau 17.30, tergantung Bosnya udah pulang apa belum.  Tapi emang kadang-kadang si Bos ini gila kerja. Pernah dia pulang jam 9 malem, walaah... kalo di Medan saya belum banyak melihat fenomena ngelembur sampe jam segitu. Kalo di Jakarta mah, biasa kali ya... sambil nunggu macet. Tapi, ada tapinya deh... ngaku gak kalo di kantor ...

The 7 Habits of Highly Effective People

Supaya gak ilang ditelan zaman, ada baiknya disimpen sebagai harta yang cukup berharga. Summary of Stephen R. Covey's The 7 Habits of Highly Effective People In his #1 bestseller, Stephen R. Covey presented a framework for personal effectiveness. The following is a summary of the first part of his book, concluding with a list of the seven habits. Inside-Out: The Change Starts from Within While working on his doctorate in the 1970's, Stephen R. Covey reviewed 200 years of literature on success. He noticed that since the 1920's, success writings have focused on solutions to specific problems. In some cases such tactical advice may have been effective, but only for immediate issues and not for the long-term, underlying ones. The success literature of the last half of the 20th century largely attributed success to personality traits, skills, techniques, maintaining a positive attitude, etc. This philosophy can be referred to as the Personality Ethic . However, during the 150 y...