Sebagai programmer, di Indonesia, kebanyakan temen-temen saya masih punya banyak waktu luang. Coding di kantor terasa menjemukan. Gaji juga segitu-gitu aja. Kalau mau naik, biasanya loncat ke perusahaan lain. Kalao ada yang nawarin side job, pasti di samber, kayak ikan mujaer kelaparan 
Alhamdulillah, tanggal 22 September lalu, saya diundang sebagai pembicara oleh NIIT Medan yang bekerjasama dengan FMIPA USU untuk menyelenggarakan seminar mengenai "Peranan Matematika dalam Membentuk Programmer Professional". Selain memberikan ilmu, saya juga dapet ilmu. Salah satunya adalah betapa Indonesia sangat minim ISV (Independent Software Vendor), ya semacam software house lah. Perbandingan antara keberadaan ISV di India dan Indonesia, bisa mencapai 1:18. Bahkan dengan Singapura saja, yang negaranya lebih kecil, jumlah programmer Indonesia masih kalah banyak.
Informasi lain yang saya dapatkan adalah, seorang programmer, boleh sendirian, boleh punya tim, bisa menggaet dollar lewat internet. Ada banyak project programming yang di outsource, baik dari Amerika, Inggris, Jerman, dan negara-negara barat. Mereka melakukan hal ini untuk menekan biaya yang harus dikeluarkan untuk membuat suatu project. Dan memang, jadinya saling menguntungkan. Buyer (pemberi project) diuntungkan karena para coder pasti berebut untuk mendapatkan project tersebut, dan Seller (sang coder) sendiri ada penghasilan. Ada yang menjadikan hal ini sebagai main job mereka, tapi gak salah dong kalo nyari tambahan lewat side job.
Saya sendiri sebenaranya sudah agak lama meninggalkan dunia kutak-katik, hampir 2 tahun. Tapi melihat peluang ini, saya iseng-iseng bikin akun. Iseng-iseng masukin penawaran. Eh gak lama, hanya seminggu sejak iseng-iseng dimulai, alhamdulillah dapet small project. $50
Gak papalah, buat penglaris hehehe...
Sambil ngerjakan project, sambil cari-cari lagi yang lain. Memang ukurang project bervariasi, mulai dari yang paling kecil kayak project pertama saya tadi, sampe yang ribuan dollar pun banyak.
Memang omongan pembicara NIIT saat itu bukan mengada-ada, saya lihat sendiri bagaimana penawaran yang dimasukkan pada hampir tiap project, selalu ada programmer-programmer India. Mulai dari yang sifatnya pribadi, sampe yang serius, bikin perusahaan dan tim sendiri. Yang pake perusahaan / tim, biasanya premium member. Memang premium member bisa lebih dipercaya untuk memainkan project skala besar. Walau gak jaminan juga sih, namanya rejeki kan Allah swt yang ngatur.
Untuk yang mau mencoba, silahkan saja hubungi saya secara pribadi. Nanti dikasih tau deh mana aja web yang menyediakan project untuk di outsource.

Alhamdulillah, tanggal 22 September lalu, saya diundang sebagai pembicara oleh NIIT Medan yang bekerjasama dengan FMIPA USU untuk menyelenggarakan seminar mengenai "Peranan Matematika dalam Membentuk Programmer Professional". Selain memberikan ilmu, saya juga dapet ilmu. Salah satunya adalah betapa Indonesia sangat minim ISV (Independent Software Vendor), ya semacam software house lah. Perbandingan antara keberadaan ISV di India dan Indonesia, bisa mencapai 1:18. Bahkan dengan Singapura saja, yang negaranya lebih kecil, jumlah programmer Indonesia masih kalah banyak.
Informasi lain yang saya dapatkan adalah, seorang programmer, boleh sendirian, boleh punya tim, bisa menggaet dollar lewat internet. Ada banyak project programming yang di outsource, baik dari Amerika, Inggris, Jerman, dan negara-negara barat. Mereka melakukan hal ini untuk menekan biaya yang harus dikeluarkan untuk membuat suatu project. Dan memang, jadinya saling menguntungkan. Buyer (pemberi project) diuntungkan karena para coder pasti berebut untuk mendapatkan project tersebut, dan Seller (sang coder) sendiri ada penghasilan. Ada yang menjadikan hal ini sebagai main job mereka, tapi gak salah dong kalo nyari tambahan lewat side job.
Saya sendiri sebenaranya sudah agak lama meninggalkan dunia kutak-katik, hampir 2 tahun. Tapi melihat peluang ini, saya iseng-iseng bikin akun. Iseng-iseng masukin penawaran. Eh gak lama, hanya seminggu sejak iseng-iseng dimulai, alhamdulillah dapet small project. $50

Gak papalah, buat penglaris hehehe...
Sambil ngerjakan project, sambil cari-cari lagi yang lain. Memang ukurang project bervariasi, mulai dari yang paling kecil kayak project pertama saya tadi, sampe yang ribuan dollar pun banyak.
Memang omongan pembicara NIIT saat itu bukan mengada-ada, saya lihat sendiri bagaimana penawaran yang dimasukkan pada hampir tiap project, selalu ada programmer-programmer India. Mulai dari yang sifatnya pribadi, sampe yang serius, bikin perusahaan dan tim sendiri. Yang pake perusahaan / tim, biasanya premium member. Memang premium member bisa lebih dipercaya untuk memainkan project skala besar. Walau gak jaminan juga sih, namanya rejeki kan Allah swt yang ngatur.
Untuk yang mau mencoba, silahkan saja hubungi saya secara pribadi. Nanti dikasih tau deh mana aja web yang menyediakan project untuk di outsource.
https://www.getafreelancer.com kah?
ReplyDeletesemoga sukses dan makin laris......
ReplyDeletegak pake "s" mas, dan betul...itu salah satunya. gimana udah coba ?
ReplyDeleteaamiin.... makasih mbak :)
ReplyDeletehehehe saya paste setelah login, jadi "s"-nya kebawa
ReplyDeletesaya udah sign-up cukup lama, tapi belum berani biding, takut gak keburu, malah nanti buruk buat saya, jadi sementara lihat-lihat saja, sekalian melihat apa yang paling banyak dibutuhkan pasar. Yah nanti kalau sudah banyak waktu luang mungkin mau coba juga.