Skip to main content

Trik ubah hutang menjadi keuntungan berlipat

Kemarin jalan-jalan ke toko buku, yang terkenal di mana-mana, nggak hanya di Jakarta, di Medan juga ada minimal 2 yang saya tahu : Sun Plaza, dan Jalan Gajah Mada. Kalo ngeliat buku pasti deh ngiler, alhamdulillah liur masih bisa ditahan

Beberapa buku yang pengeen banget dibaca (kalo bisa gak perlu beli) :
- Forex Online Trading, pengen tau kayak gimana sih jual beli valas. Denger-denger sih modal untuk ini minimal 50 juta.
- Trik jual beli saham, ini juga pengen tau strategi yang digunakan para investor di lantai bursa. Katanya bisa dapetin gain walaupun pasar sedang amburadul.
- Jadi kaya dengan property, yang ini ternyata hanya cerita para konglomerat yang berjaya dengan property.  Bukan bagaimana - how to - seperti harapan saya. Tapi pengen juga sih baca.
- Windows Server 2008, udah lama gak ngoprek. Pengen tau apa sih lebihnya dibanding 2000 Server, 2003 Server, fitur-fitur barunya.
- Hacking, covernya hitam, tulisan S'to (lagi). Para hacker ini pernah menulis kalo aktivitas hacking itu beda dengan cracking. Hacking juga aktivitas bersih. Saran saya sih, covernya mestinya putih, atau ganti lah judulnya bukan hacking, tapi cracking - cocok dengan warna hitam.
- Dokter virus, selama komputer pake M$ Windows, gak akan pernah lepas deh dari yang namanya virus. Saya menganut aliran "Tak ada Antivirus terbaik !" sebab masing-masing ada lebih kurangnya. Gimana supaya gak keluar duit tapi virus, worm, trojan, dan segala malware bisa diatasi. Sepertinya buku itu cukup baik sebagai salah satu wacana, and penambah referensi.
- Ubah hutang menjadi keuntungan.

Nah saya mau berbagi salah satu trik. Nasihat yang sebenarnya jangan pernah gunakan kartu kredit untuk keperluan konsumtif, kalau anda tidak yakin dapat mengontrolnya.
Siapa pun anda, ibu rumah tangga kek, eksekutif muda kek... kalo punya penyakit sbb:
- gatel belanja baju, tas, sepatu, gantungan leher (kalung), gantungan tangan (cincin, gelang)
- gak boleh liat barang bagus, gadget mentereng, pulpen, iPod, dll

Sebaiknya jauh-jauh dari sales kartu kredit. Karena mereka bisa jadi titik awal mimpi buruk anda...
- Tagihan kartu kredit akan membuat anda pusing dan stres, bingung gimana bayarnya, dicicil bunganya gak habis-habis, apalagi pokoknya

BUT, TAPI....
Kalau :
- semua itu tidak berlaku untuk anda,
- anda punya iman yang kuat,
- lebih senang bersedekah, infaq dan zakat daripada belanja gak keruan
- mau coba wirausaha
- ada yang nawarin proyek yang pasti untung (kita gak cerita takdir nih, yang pasti memang hanya dari Allah swt - tapi ini hitungan manusia biasa)

Memilih kartu kredit mungkin bisa jadi awal mimpi indah
Si penulis cerita 3 skenario :
- dia punya uang 50 ribu berubah menjadi 200 ribu
- punya uang 75 ribu berubah menjadi 20 juta
- dia punya uang 150 ribu berubah menjadi 1 M

Tapi ketiga skenario di atas tidak saya bahas kecuali ada request dari pembaca sebanyak masing-masing 5 orang (skenario 1 = 5 orang, skenario 2 = 5 orang, skenario 3 = 5 orang)

Justru saya bahas kembali mengenai kartu kredit.
Kartu kredit sangat mudah di dapat. Kalau anda ke Mall, berpakaianlah yang necis, rapih dikit, casual juga boleh tapi kelihatan ... keren lah.  Lewat aja di depan sales kartu kredit, pasti dia akan menghampiri Anda.  Pura-pura jual mahal, jangan langsung mau aja. Jual gengsi dikit hehehe... Nanti di proses, ada yang 1/2 jam langsung selesai, ada juga yang beberapa hari kemudian baru dikirim ke alamat Anda.

Limit kartu setahu saya minimal 5 juta, ambil aja yang itu, gak usah yang tinggi-tinggi amat.  Oh iya, sukur-sukur dapet yang tanpa iuran bulanan jadi kalau anda tidak pakai belanja, tagihan anda tetep NOL.

Kelebihan kartu kredit adalah :
- anda bisa beli barang dengan membayarnya secara cicilan. Misalnya belanja gadget yang counternya memajang 0% buylicious, powerbuy 0%, 0$ easypay dan lain-lain. Itu artinya kalau anda belanja barang disitu, anda bisa cicil mulai dari 3x, 6x, hingga 12x dengan bunga 0%. 

Kalau harga barang 1,2 juta anda cukup bayar 100 ribu tiap bulan, selama 12 bulan.

- anda bisa menarik tunai uang dari atm walaupun anda gak punya rekening tabungannya. Contoh, anda punya kartu kredit Mandiri tapi gak punya rekening tabungan di Bank Mandiri.
Namun perlu anda baca / tanyakan berapa biaya tarik tunai. Ada yang minimal 50 ribu atau 6% tergantung mana yang lebih besar.
Misal anda tarik 1 juta -> 6% x 1 juta = 60 ribu > 50 ribu. Maka Anda punya kewajiban membayar Rp 1.060.000 sebelum jatuh tempo.

Nah... jika ada peluang di depan mata, itung-itungan di atas kertas sudah mantap, jangan ragu untuk menggunakan fasilitas terakhir yang saya jelaskan di atas.
Contoh kasus :
Ada proyek bisnis yang harus menyediakan dana 2 juta, tapi dalam 1 minggu bisa dapat kepastian balik modal, bahkan untung... sebut saja menjadi 5 juta.
Ambil saja dana tunai dari kartu kredit anda tersebut 2 juta. Tapi jangan lupa setelah dapat yang 5 juta, langsung anda setorkan supaya tidak kena bunga. Jadi anda hanya kena biaya administrasi.

Ilustrasi :
ambil 2 juta => kewajiban = 2 juta
biaya administrasi 2 juta x 6% = 120 ribu

pendapatan 5 juta.

keuntungan anda 5.000.000 - 2.120.000 = 2.880.000 !!
Lumayan kan


Comments

  1. Tfs, lom punya kartu kredit nih...heran tuh sales mentang2 ane pake jepit ...boro2 ditoel dilirik aja kagak....apes tenan.....

    ReplyDelete
  2. udah punya 3 tapi bingung mau dipake apah????? soalnya takut punya kebiasaan konsumtif..... hmpphh..... nah kalo ditawarin tendernyah mau atuh kang.... :)))))

    ReplyDelete
  3. hahaha... emang gitu kang iip. soalnya saya pernah pake skenario sandal jepit juga, sama... gak disamperin, tapi dilirik mah tetep... mganteng sih hihihi...

    ReplyDelete
  4. Hehe....guuaaannntteeeennngggg (gangguan tenggorokan) pasti dilirik ...hehe

    ReplyDelete
  5. wah kalo 3 x 5 juta, berarti bisa dapetin proyek yang > 10 juta dong bos. perluas persahabatan mas, perbanyak silaturahim ...mudah2an bisa dapet rizki lebih, amin.

    ReplyDelete
  6. subhanallah... tapi teteb g yakin.... dari dulu bikin usaha selalu dengan modal seadanyah (ampe modal dengkul pun dijabanin, karena punyanyah dengkul doang, coba kalo combro kan bisa dimakan... hehehehe)bukan secukupnyah... dan alhamdulillah capenyah luar biasa...hehehehehe..

    ReplyDelete
  7. subhanallah... sudut pandang untuk ibadah memang sangat luasssssssss... namun kadang hati dan akal kita masih terlalu picik untuk mengakuinya... mudah-mudahan kita bisa saling mendo'akan yah akang-akang... amiinn..

    ReplyDelete
  8. kalo dari diri sendiri tidak yakin, siapa lagi yang bisa ?
    TAKE ACTION, MIRACLE HAPPEN !!

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Setan tak bisa menembus dinding

Betapa kita, saya dan anda, seringkali salah kaprah tentang setan, dan jin. Film-film turut menanamkan pengertian yang salah. Berapa banyak film yang menggambarkan setan/jin itu bisa menembus dinding, tiba-tiba muncul di ruangan tertentu. Nampaknya hadits berikut menjadi salah satu kabar yang menutup kesalahan pemahaman tersebut. Dari Jabir ra., dari Rasulullah saw., beliau bersabda:“Tutuplah bejana, ikatlah tempat air, tutuplah pintu-pintu dan padamkanlah lampu, sesungguhnya setan itu tidak akan bisa melepaskan ikatan, tidak bisa membuka pintu dan tidak bisa membuka bejana. Seandainya salah seorang diantara kalian tidak bisa mendapatkan sesuatu untuk menutupnya kecuali hanya meletakkan lidi di atas bejana itu, maka lakukanlah yang demikian itu dengan menyebut nama Allah,karena sesungguhnya tikus itu bisa menyebabkan terbakarnya rumah.” (HR. Muslim)

Pulang Tenggo [mirip tengbur]

Kalo Mbak Sya2 punya pengalaman tengbur, saya ada pengalaman Tenggo. Tenggo ini bukannya produk makanan, tenggo = begitu teng jam 16.30 langsung GO ! Hehehe... Suatu hari kami bertiga (IT Department cuman bertiga) dipanggil, gak tanggung langsung ke Direksi, karena emang jalurnya langsung di bawah Direksi. Diceramahin macem-macem, yang masih muda lah, yang masih terang lah di luar sana (emang kudu nunggu gelap baru pulang Pak ?) Saya ada setujunya tuh sama Mbak Sya2, bahwa hak karyawan untuk bisa pulang pada waktunya. Namun setelah ditegur sama Bos, saya juga agak molorin lah sedikit, dari yang mestinya 16.30 (kami masuk jam 7.30, sabtu libur) jadi jam 17.15 atau 17.30, tergantung Bosnya udah pulang apa belum.  Tapi emang kadang-kadang si Bos ini gila kerja. Pernah dia pulang jam 9 malem, walaah... kalo di Medan saya belum banyak melihat fenomena ngelembur sampe jam segitu. Kalo di Jakarta mah, biasa kali ya... sambil nunggu macet. Tapi, ada tapinya deh... ngaku gak kalo di kantor ...

The 7 Habits of Highly Effective People

Supaya gak ilang ditelan zaman, ada baiknya disimpen sebagai harta yang cukup berharga. Summary of Stephen R. Covey's The 7 Habits of Highly Effective People In his #1 bestseller, Stephen R. Covey presented a framework for personal effectiveness. The following is a summary of the first part of his book, concluding with a list of the seven habits. Inside-Out: The Change Starts from Within While working on his doctorate in the 1970's, Stephen R. Covey reviewed 200 years of literature on success. He noticed that since the 1920's, success writings have focused on solutions to specific problems. In some cases such tactical advice may have been effective, but only for immediate issues and not for the long-term, underlying ones. The success literature of the last half of the 20th century largely attributed success to personality traits, skills, techniques, maintaining a positive attitude, etc. This philosophy can be referred to as the Personality Ethic . However, during the 150 y...