Skip to main content

Ustadz Ahmad Sarwat, Lc di-"kick" dari eramuslim

Situs www.eramuslim menjadi default website ketika saya membuka browser favorit, Mozilla Firefox.  Beberapa bulan lalu, yang selalu saya perhatikan adalah rubrik konsultasi Ustadz Menjawab yang diasuh oleh Ustadz Ahmad Sarwat, Lc.

Beliau adalah lulusan LIPIA.  Saya suka dengan gaya beliau menjawab yang humoris, tapi tidak menghilangkan unsur ketegasan dalam urusan agama - sosial - budaya - teknologi, dan aspek-aspek lainnya.

Kemarin saya melihat ada website lain yang ternyata beliau "bersarang" di dalamnya, www.warnaislam.com.  Segera saja, ada satu tambahan web favorit saya. Eh ternyata, sebagai fans beliau, ada juga website pribadinya www.ustsarwat.com.

Ternyata beliau masih seperti dulu, lucu tapi tegas. Simak saja potongan tulisannya berikut ini :
"Saya terbang ke Qatar naik Etihad Airwaisy. Memang lumayan mewah disain interiornya. Tidak rugi naik pesawat model gini. Take off dan landingnya pun mulus, tidak asal gubrak sehingga bikin ketakutan naik pesawat hilang dengan sendirinya.

Lagian, pelayanannya juga tidak mengecewakan. Seperti seorang teman pernah bilang, kita kalau naik pesawat bangsa sendiri, bisa capek nungguin makan. Nah kalau pesawat model negara teluk begini, kita capek karena tiap saat makanan nggak pernah berhenti beredar. "

sumber http://ustsarwat.com/e21.php?id=32

Welcome Ustadz, Ahlan wa sahlan....

Eh sebelum tulisan ini ditutup, sempat chatting pula dengan beliau :)

Subhanallaah....

Comments

  1. Sebenarnya tulisan di atas belum selesai, tapi berhubung saya sudah sempat chatting dengan beliau lewat YM! jadinya saya submit aja biar beliau lihat.

    Mengenai di-kick dari eramuslim.com sebenarnya saya tak tahu menahu, itu hanya sekedar judul untuk menarik perhatian pembaca saja hehehe...

    Tapi memang aneh juga, kirain ustadz sudah "gak dipake" disebabkan ada amanah offline, eh ternyata kok ada tuh di warnaislam.com ?

    ReplyDelete
  2. wah wah wah ..udah ikut-ikutan infotainment nih, memainkan judul biar menarik perhatian , tapi memang terbukti, di blog saya aja yg judulnya rada-rada provokasi jadi rekor ...btw pak ustadznya gak di kick kan? semoga saja di kick andy

    ReplyDelete
  3. sebaiknya, sebisa mungkin hindari penggunaan judul yg provokatif spt itu.
    sepertinya agak kurang mendidik dan agak 'berbau' fitnah.
    jika ingin memaksa judul spt itu, sebaik nya ditambahi dgn tanda tanya [?]
    yg berarti, Anda sendiri blm yakin dgn judul itu..
    Wallahualam..

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Setan tak bisa menembus dinding

Betapa kita, saya dan anda, seringkali salah kaprah tentang setan, dan jin. Film-film turut menanamkan pengertian yang salah. Berapa banyak film yang menggambarkan setan/jin itu bisa menembus dinding, tiba-tiba muncul di ruangan tertentu. Nampaknya hadits berikut menjadi salah satu kabar yang menutup kesalahan pemahaman tersebut. Dari Jabir ra., dari Rasulullah saw., beliau bersabda:“Tutuplah bejana, ikatlah tempat air, tutuplah pintu-pintu dan padamkanlah lampu, sesungguhnya setan itu tidak akan bisa melepaskan ikatan, tidak bisa membuka pintu dan tidak bisa membuka bejana. Seandainya salah seorang diantara kalian tidak bisa mendapatkan sesuatu untuk menutupnya kecuali hanya meletakkan lidi di atas bejana itu, maka lakukanlah yang demikian itu dengan menyebut nama Allah,karena sesungguhnya tikus itu bisa menyebabkan terbakarnya rumah.” (HR. Muslim)

Pulang Tenggo [mirip tengbur]

Kalo Mbak Sya2 punya pengalaman tengbur, saya ada pengalaman Tenggo. Tenggo ini bukannya produk makanan, tenggo = begitu teng jam 16.30 langsung GO ! Hehehe... Suatu hari kami bertiga (IT Department cuman bertiga) dipanggil, gak tanggung langsung ke Direksi, karena emang jalurnya langsung di bawah Direksi. Diceramahin macem-macem, yang masih muda lah, yang masih terang lah di luar sana (emang kudu nunggu gelap baru pulang Pak ?) Saya ada setujunya tuh sama Mbak Sya2, bahwa hak karyawan untuk bisa pulang pada waktunya. Namun setelah ditegur sama Bos, saya juga agak molorin lah sedikit, dari yang mestinya 16.30 (kami masuk jam 7.30, sabtu libur) jadi jam 17.15 atau 17.30, tergantung Bosnya udah pulang apa belum.  Tapi emang kadang-kadang si Bos ini gila kerja. Pernah dia pulang jam 9 malem, walaah... kalo di Medan saya belum banyak melihat fenomena ngelembur sampe jam segitu. Kalo di Jakarta mah, biasa kali ya... sambil nunggu macet. Tapi, ada tapinya deh... ngaku gak kalo di kantor ...

The 7 Habits of Highly Effective People

Supaya gak ilang ditelan zaman, ada baiknya disimpen sebagai harta yang cukup berharga. Summary of Stephen R. Covey's The 7 Habits of Highly Effective People In his #1 bestseller, Stephen R. Covey presented a framework for personal effectiveness. The following is a summary of the first part of his book, concluding with a list of the seven habits. Inside-Out: The Change Starts from Within While working on his doctorate in the 1970's, Stephen R. Covey reviewed 200 years of literature on success. He noticed that since the 1920's, success writings have focused on solutions to specific problems. In some cases such tactical advice may have been effective, but only for immediate issues and not for the long-term, underlying ones. The success literature of the last half of the 20th century largely attributed success to personality traits, skills, techniques, maintaining a positive attitude, etc. This philosophy can be referred to as the Personality Ethic . However, during the 150 y...