Skip to main content

Multiply Down dan alasannya

Kemarin, seharian penuh saya gak pernah bisa buka multiply. Awalnya tampilan multiply gak nongol sama sekali, tapi beberapa jam kemudian muncul peringatan bahwa multiply sedang proses migrasi (pindahan) server.

Ngomong-ngomong tentang pindahan: multiply sering banget gonta-ganti server, sering banget down. Minimal ada beberapa tanda menurut saya : 
1. mereka semakin berkembang (mawar, melati, semuanya indah)
2. bisa jadi mereka dikerjain orang / dihack or something like that laah..
3. atau mereka gak punya perencanaan ya baik dalam berkembang.

perlu diingat juga ini akhir tahun, plus ada yang libur natal, plus kaloperusahaan asing katanya sih waktu libur akhir tahun ini cukup panjang. jadi alasan migrasi server buat multiply sangat tepat. 

kalo emang bgitu, kenapa prosesnya siang2 ? kan ngeganggu kita-kita yg mau update tulisan.

menurut saya sih, di indonesia emang siang, tapi di negeri tempat server multiply berada, tempat pada engineernya tinggal, ya mungkin malam. karena begitulah pengalaman saya yang pernah jadi programmer dulu. migrasi dari web versi 1 ke versi lanjutan, biasanya dilakukan malam hari waktu setempat.

jadi, kira-kira kenapa ya multiply  sering down ?

Comments

  1. masih belum selesai hijrah markazz nya mungkin

    ReplyDelete
  2. Siang waktu kita tapi sedang malam hari waktu Amrik (tempat server Mp) sono, Bos...

    ReplyDelete
  3. down-nya giliran Akh. Kemarin ana juga kena down mp-nya.

    ReplyDelete
  4. hehehe.. mas farid bacanya cuepeet banget. padahal di bawahnya saya juga nulis bgitu mas ^_^

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Setan tak bisa menembus dinding

Betapa kita, saya dan anda, seringkali salah kaprah tentang setan, dan jin. Film-film turut menanamkan pengertian yang salah. Berapa banyak film yang menggambarkan setan/jin itu bisa menembus dinding, tiba-tiba muncul di ruangan tertentu. Nampaknya hadits berikut menjadi salah satu kabar yang menutup kesalahan pemahaman tersebut. Dari Jabir ra., dari Rasulullah saw., beliau bersabda:“Tutuplah bejana, ikatlah tempat air, tutuplah pintu-pintu dan padamkanlah lampu, sesungguhnya setan itu tidak akan bisa melepaskan ikatan, tidak bisa membuka pintu dan tidak bisa membuka bejana. Seandainya salah seorang diantara kalian tidak bisa mendapatkan sesuatu untuk menutupnya kecuali hanya meletakkan lidi di atas bejana itu, maka lakukanlah yang demikian itu dengan menyebut nama Allah,karena sesungguhnya tikus itu bisa menyebabkan terbakarnya rumah.” (HR. Muslim)

Pulang Tenggo [mirip tengbur]

Kalo Mbak Sya2 punya pengalaman tengbur, saya ada pengalaman Tenggo. Tenggo ini bukannya produk makanan, tenggo = begitu teng jam 16.30 langsung GO ! Hehehe... Suatu hari kami bertiga (IT Department cuman bertiga) dipanggil, gak tanggung langsung ke Direksi, karena emang jalurnya langsung di bawah Direksi. Diceramahin macem-macem, yang masih muda lah, yang masih terang lah di luar sana (emang kudu nunggu gelap baru pulang Pak ?) Saya ada setujunya tuh sama Mbak Sya2, bahwa hak karyawan untuk bisa pulang pada waktunya. Namun setelah ditegur sama Bos, saya juga agak molorin lah sedikit, dari yang mestinya 16.30 (kami masuk jam 7.30, sabtu libur) jadi jam 17.15 atau 17.30, tergantung Bosnya udah pulang apa belum.  Tapi emang kadang-kadang si Bos ini gila kerja. Pernah dia pulang jam 9 malem, walaah... kalo di Medan saya belum banyak melihat fenomena ngelembur sampe jam segitu. Kalo di Jakarta mah, biasa kali ya... sambil nunggu macet. Tapi, ada tapinya deh... ngaku gak kalo di kantor ...

The 7 Habits of Highly Effective People

Supaya gak ilang ditelan zaman, ada baiknya disimpen sebagai harta yang cukup berharga. Summary of Stephen R. Covey's The 7 Habits of Highly Effective People In his #1 bestseller, Stephen R. Covey presented a framework for personal effectiveness. The following is a summary of the first part of his book, concluding with a list of the seven habits. Inside-Out: The Change Starts from Within While working on his doctorate in the 1970's, Stephen R. Covey reviewed 200 years of literature on success. He noticed that since the 1920's, success writings have focused on solutions to specific problems. In some cases such tactical advice may have been effective, but only for immediate issues and not for the long-term, underlying ones. The success literature of the last half of the 20th century largely attributed success to personality traits, skills, techniques, maintaining a positive attitude, etc. This philosophy can be referred to as the Personality Ethic . However, during the 150 y...