Skip to main content

Tutorial ganti background multiply saya rangking #1 di Google

Gak sengaja iseng-iseng ngecek halaman mana di blog multiply saya ini yang paliiingg sering dikunjungi orang. Ternyata waktu ngecek dari multiplynya langsung (caranya nanti akan saya tulis di bawah) sepertinya tulisan yang ini :

http://andridarmawan.multiply.com/journal/item/82

Kalau gak percaya coba aja ketik bgini di google "ganti background multiply" pasti yang keluar urutan pertama yang itu tadi. Kenapa bisa bgitu ? Ada yang bisa jelasin ? Saya terus terang gak tau.

Cara mengecek (manual) halaman mana yang paling sering dikunjungi orang ada beberapa jalan :
1. Anda kunjungi aja halaman yang menurut anda paling sering dikunjungi, nanti kan di paling bawah ada keterangan berapa orang yang pernah mengunjungi. Namun ini memang tidak valid, sebab yang dikasih tau disitu hanya orang yang punya account multiply juga dan sedang login. Kalau gak punya ? Menurut saya sih tidak akan terdaftar disitu. CMIIW (correct me if i'm wrong)

2. kunjungi http://alamatmultiplyanda/item/views/all_home?&item_id=all_home
contohyna http://andridarmawan.multiply.com/item/views/all_home?&item_id=all_home

dari situ bisa dilacak (lagi-lagi manual) untuk menghitung atau dilihat mana halaman multiply anda yang paling sering diakses.

Manfaatnya buat apa sih mengetahui halaman yang paling sering diakses ? Kalau anda sedikiit aja mau baca-baca internet marketing. Wow... ini niche market yang nilainya tuinggii... ^_^

Comments

Popular posts from this blog

Setan tak bisa menembus dinding

Betapa kita, saya dan anda, seringkali salah kaprah tentang setan, dan jin. Film-film turut menanamkan pengertian yang salah. Berapa banyak film yang menggambarkan setan/jin itu bisa menembus dinding, tiba-tiba muncul di ruangan tertentu. Nampaknya hadits berikut menjadi salah satu kabar yang menutup kesalahan pemahaman tersebut. Dari Jabir ra., dari Rasulullah saw., beliau bersabda:“Tutuplah bejana, ikatlah tempat air, tutuplah pintu-pintu dan padamkanlah lampu, sesungguhnya setan itu tidak akan bisa melepaskan ikatan, tidak bisa membuka pintu dan tidak bisa membuka bejana. Seandainya salah seorang diantara kalian tidak bisa mendapatkan sesuatu untuk menutupnya kecuali hanya meletakkan lidi di atas bejana itu, maka lakukanlah yang demikian itu dengan menyebut nama Allah,karena sesungguhnya tikus itu bisa menyebabkan terbakarnya rumah.” (HR. Muslim)

Pulang Tenggo [mirip tengbur]

Kalo Mbak Sya2 punya pengalaman tengbur, saya ada pengalaman Tenggo. Tenggo ini bukannya produk makanan, tenggo = begitu teng jam 16.30 langsung GO ! Hehehe... Suatu hari kami bertiga (IT Department cuman bertiga) dipanggil, gak tanggung langsung ke Direksi, karena emang jalurnya langsung di bawah Direksi. Diceramahin macem-macem, yang masih muda lah, yang masih terang lah di luar sana (emang kudu nunggu gelap baru pulang Pak ?) Saya ada setujunya tuh sama Mbak Sya2, bahwa hak karyawan untuk bisa pulang pada waktunya. Namun setelah ditegur sama Bos, saya juga agak molorin lah sedikit, dari yang mestinya 16.30 (kami masuk jam 7.30, sabtu libur) jadi jam 17.15 atau 17.30, tergantung Bosnya udah pulang apa belum.  Tapi emang kadang-kadang si Bos ini gila kerja. Pernah dia pulang jam 9 malem, walaah... kalo di Medan saya belum banyak melihat fenomena ngelembur sampe jam segitu. Kalo di Jakarta mah, biasa kali ya... sambil nunggu macet. Tapi, ada tapinya deh... ngaku gak kalo di kantor ...

The 7 Habits of Highly Effective People

Supaya gak ilang ditelan zaman, ada baiknya disimpen sebagai harta yang cukup berharga. Summary of Stephen R. Covey's The 7 Habits of Highly Effective People In his #1 bestseller, Stephen R. Covey presented a framework for personal effectiveness. The following is a summary of the first part of his book, concluding with a list of the seven habits. Inside-Out: The Change Starts from Within While working on his doctorate in the 1970's, Stephen R. Covey reviewed 200 years of literature on success. He noticed that since the 1920's, success writings have focused on solutions to specific problems. In some cases such tactical advice may have been effective, but only for immediate issues and not for the long-term, underlying ones. The success literature of the last half of the 20th century largely attributed success to personality traits, skills, techniques, maintaining a positive attitude, etc. This philosophy can be referred to as the Personality Ethic . However, during the 150 y...