Skip to main content

Posts

Showing posts from November, 2006

Derita Mengabadikan Cinta

Ketika Derita Mengabadikan Cinta "Kini tiba saatnya kita semua mendengarkan nasihat pernikahan untuk kedua mempelai yang akan disampaikan oleh yang terhormat Prof. Dr. Mamduh Hasan Al-Ganzouri . Beliau adalah Ketua Ikatan Dokter Kairo dan Dikrektur Rumah Sakit Qashrul Aini, seorang pakar syaraf terkemuka di Timur Tengah, yang tak lain adalah juga dosen kedua mempelai. Kepada Professor dipersilahkan. .." Suara pembawa acara walimatul urs itu menggema di seluruh ruangan resepsi pernikahan nan mewah di Hotel Hilton Ramses yang terletak di tepi sungai Nil, Kairo. Seluruh hadirin menanti dengan penasaran, apa kiranya yang akan disampaikan pakar syaraf jebolan London itu. Hati mereka menanti-nanti mungkin akan ada kejutan baru mengenai hubungan pernikahan dengan kesehatan syaraf dari professor yang murah senyum dan sering nongol di televisi itu. Sejurus kemudian, seorang laki-laki separuh baya berambut putih melangkah menuju podium. Langkahnya tegap. Air muka di wajahnya memancark...

Antara Cambuk, Wanita, dan Neraka

"Dari Abu Hurairah ra. dari Rasulullah saw beliau berkata:"Ada dua golongan dari ahli neraka yang belum aku lihat saat ini; pertama, satu kaum yang membawa cemeti (cambuk) seperti ekor sapi. Mereka memukul manusia dengan cemeti tersebut. Kedua, wanita-wanita yang berpakaian tapi telanjang (nisa'un kasiyatun 'ariya). Mereka berlengang-lenggok dan menggoyang-goyangkan kepala mereka seperti ponok unta yang condong. Wanita-wanita tersebut tidak akan masuk surga dan tidak dapat mencium baunya pun. Padahal bau surga itu dapat tercium dari jarak sekian dan sekian"(HR. Muslim) kalo yang kedua mah udah gak asing sekarang ini ya, tapi untuk yang pertama... masih bingung. siapa mereka ? pemain kuda lumping kah ?

Satu lagi bukti: Pacaran bikin stress dan cepat mati

Kalau kita ketikkan keyword "pacaran dalam islam" di google (pada detik ini, saya pribadi masih menganggap google sebagai mesin pencari terbaik), akan kita temukan banyak artikel. Jadi bukan di sini tempatnya untuk berpanjang-panjang. Pagi tadi, salah seorang rekan kerja bertandang ke meja saya dengan muka sembab. Saya masih asik ngulik program keuangan. N, seorang wanita muda yang baru saja menikah beberapa bulan lalu. Urusannya dengan saya tentunya berkaitan dengan program keuangan tadi, tapi ceritanya menjadi menarik...sekaligus tragis... ketika sambil menunggu respon dari saya dia cerita dengan rekan kerja lain, ibu E, staff senior ... bahwa teman kompaknya, sebut saja Y, meninggal smalam (smalam bahasa medan = kemarin, sedangkan kemarin bahasa medan = 2 hari yang lalu. Eh iya diselang cerita lain sedikit, ketika saya baru sampai di medan pernah ditanya "kapan datang pak ? smalam ya ?".  Saya jawab "nggak kok, siang kemarin sudah sampai". Yang bertanya...

Laporkan siaran tv yang amoral !

Kemarin sambil ngasih makan Fatih sore, sepulang dari kantor, kami liat tv. Eh ada iklan yang isinya seorang bapak sedang nonton siaran tv sepakbola, sang ibu sedang ngajak "diskusi" anaknya yang masih bayi di dalam box tidurnya. Mungkin sang ibu menangkap pertanyaan putri kecilnya "Mana Ayah ?" maka dijawabnya dengan memakai topeng wajah sang bapak. Putri kecil pun tertawa riang. "Televisi memang candu, dapatkan anda mengontrolnya ? Laporkan siaran yang tidak bermanfaat kepada Komisi Penyiaran Indonesia" kurang lebih bgitu bunyi pesan dari KPI . Pagi ini saya main-main ke websitenya, klik aja tuh linknya. Ternyata... saya ketinggalan berita. Sudah ada KPI sejak 2003. Wah kemana aja brur ? Sebagai orang tua, saya mengkhawatirkan anak. Meskipun film kartun, film anak-anak sekalipun, terkadang ada kata-kata yang tidak secara langsung mengajarkan bahasa kasar. Saya yakin hal bginian udah dari jaman saya belum ganteng udah ada perbicangannya. Namun sepertinya ...

Kisah sedih: Indonesia bayar USD 50 juta ke M$

Silahkan baca ini . ini perasaan saya pribadi, disamping teman-teman yang sudah bersuara disini . walaupun saya tahu saya tak bisa / belum bisa berkontribusi untuk menjegalnya, memberikan suara, mengingatkan pemerintah, entah kenapa perasaan sedih itu juga turut hadir di sini (nunjuk dada). Saya sendiri pengguna Windows, di kantor baru ada 2 pc berisi linux dari sekian banyak pc yang menggunakan windows: gateway + laptop saya (dual boot).  Saya udah mencoba ngompori beberapa staff muda yang enerjik dan suka tantangan baru, ilmu baru, yang bau-bau komputer, namun masih banyak "kemanjaan" yang berhasil ditanamkan Steve Balmer ke otak mereka. Belum lagi ERP software yang kami miliki, Dynamics Navision, pun milik si penghapus (stip alias steve -balmer) kesejahteraan rakyat Indonesia. Belum lama ini beberapa grup perusahaan juga mendapat telepon dari BSA (Business Software Alliance) , polisinya software-software besar macem Microsoft, Adobe, CA dan banyak lagi.  Kerjaannya nelpon...

Hikmah turun dari langit

"Hikmah itu turun dari langit, ia masuk ke dalam hati setiap insan, terkecuali empat macam hati, yaitu yang condong kepada harta dunia, yang risau akan rezeki hari esok, yang hasud akan saudara, dan yang cuma mengejar posisi duniawi." (Yahya ibnu Muadz ar-Razi) semoga hikmah hari ini mengingatkan kita agar : - tidak khawatir tidak mendapatkan rizki, semut aja gak ngantor bisa dapat makan. maka manusia dengan segala intelejensinya mesti bisa lebih baik. - rizki tidak tertukar dengan orang lain. sunnatullah ada yang diberi lebih, ada yang pas, ada yang kurang. agar si kuat bisa beramal shaleh membantu si lemah. - jangan mikirin duuiiittt mlulu, mau jadi orang kayyaaa melulu. inget "melulu" loh... jadi kalo sekali dua kali boleh ya

Ulang Tahun Kakek

Selamat ulang tahun Kakek... yang ke berapa sih ? Ah.. gak penting... yang penting umurnya berkah, dan ... traktir makan dong kek... hehehe....

Fatih & Faqih pandai bergaya

Hari sabtu, selepas umi sembuh dari serangan asmanya, kami jalan-jalan, sekalian nyari camdig Kodak C-433. Voila ! Fatih jadi target. Foto Faqih yang udah agak besar lagi maen kabel !

Semuaa sakit

November 15 abi mulai cuti, 2 hari aja gak banyak-banyak. Lantaran bos nge-push harus ngabisin cuti, sebab PD (President Director) wanti-wanti HRAD gak mau ngebayar cuti dengan duit. Aneh juga, biasanya kerja kan setahun dulu baru dapat hak cuti, disini mah uenak tenan... udah bisa ngambil cuti, padahal baru jalan 10 bulan kerja. Cuti abi pakai buat nemani Fatih yang sakit berobat ke dokter, anak-anak sering sekali sakit. Kalo uminya bilang (uminya dokter gigi) mungkin karena gak dapat zat asi pertama yang berwarna kuning tuuh... jadinya Fatih lebih rentan dibanding adeknya, Faqih. Tapi jawaban dokter sungguh melegakan. Biasa katanya anak sakit. Wah... meskipun gak pingin anak-anak kami penyakitan, tapi ada sedikit kelegaan disana, gak hanya anak kami yang bgini. Habis Fatih sembuh, eeh... malah uminya yang sakit. Asmanya kumat. Jadi diperpanjang deh cutinya jadi 4 hari. Herannya, umi gampang sembuh deh kalo dibawa jalan-jalan, shopping, tapi bisa tambah parah kalo di rumah, weleeh ......

Berjilbab, dilarang, ancam bunuh diri

Ada seorang teman saya, suatu hari terpanggil untuk memakai jilbab. Karena hatinya sudah tetap, dia pun pergilah ke toko muslim untuk membeli jilbab. Setelah membeli beberapa pakaian muslim lengkap bersama jilbab dengan berbagai model (maklum teman saya itu stylish sekali), dia pun pulang ke rumah dengan hati suka cita. Sesampainya di rumah, dengan bangga dia mengenakan jilbabnya. Ketika dia ke luar dari kamarnya, bapak dan ibunya langsung menjerit. Mereka murka bukan main dan meminta agar anaknya segera melepaskan jilbabnya. Anak itu tentu merasa terpukul sekali... bayangkan : Ayah ibunya sendiri menentangnya untuk mengenakan jilbab. Si anak mencoba berpegang teguh pada keputusannya akan tetapi ayah ibunya mengancam akan memutuskan hubungan orang- tua dan anak bila ia berkeras. Dia tidak akan diaku anak selamanya bila tetap mau menggunakan jilbab. Anak itu menggerung-gerung sejadi-jadinya. Dia merasa menjadi anak yang malang sekali nasibnya. Tidak berputus asa, dia meminta guru tempat...

Emang kenapa kalo gak dibaca, dikomentari, gak nambah kontak ?

Membaca tulisan Jonru dan  Koko   juga reply-reply di bawahnya, saya agak-agak kasihan dengan  yang mereply kenapa ? Karena tidak sedikit yang kecewa karena tulisannya tidak mendapat feedback oleh baik itu tokoh terkenal macem Mbak Helvy, dan Jonru sendiri  (mas Jonru tokoh juga gak ya ?) padahal mereka sudah diinvite untuk menjadi kontak. Sedikit harapan mereka, tulisan mereka dibaca, ada email masuk yang menerangkan "hei tulisan kamu tentang xyz direply oleh  someone".  Atau sekedar dikunjungi saja juga sudah senang. Ada "sakaw" model baru rupanya. Tidak hanya narkoba yang bikin sakaw, tapi empi pun bisa bikin sakaw. Pesan saya kepada para sakawan dan sakawati (hihihi...): - berhentilah mengkonsumsi empi. - Empi itu berbahaya. - generasi muda yang berhasil tidak suka pakai empi. - empi menghancurkan masa depan. Kalau pesan-pesan tersebut gak bisa diterima ya terserah kalian. Input, proses, output. Apa yang kita konsumsi, itulah yang dikeluarkan. Makan b...

Gimana menghadapi pembantu, tapi tetangga ?

Sudah tiga tahun kami merantau ke tanah melayu, Medan Sumatera Utara. Satu tempat kontrakan aja yang kami diami. Alhamdulillah lingkungannya aman, dekat dengan masjid. Tapi ada satu keadaan yang bikin kurang nyaman, disitu kiri kanan, depan belakang keluarga semua, sehingga dalam kondisi-kondisi tertentu bisa terjadi iri-irian. Umumnya masyarakatnya juga ramah, kebanyakan keturunan 'jadel' (jawa deli) atau lebih dikenal dengan 'jakon' (jawa kontrak). Kisah singkatnya, dulu orang-orang tua mereka diambil kumpeni atau jepang dari jawa ke sumatera untuk mengerjakan proyek-proyek bangunan dan lain-lain. Beranak-pinak hingga sekarang. Awal datang ke Medan, Oktober 2003, bingung juga gak tau harus kemana mencari orang untuk menjaga anak (waktu itu Fatih masih +- 6 bulan). Satu dua orang gak lulus kriteria, yang merokok lah, suaminya tukang judi, sampai ada yang dibawa dari Palembang oleh orang tua istri, eeh... sampai disini nangis, katonyo inget pacarnyo... gubrak !! Akhirny...

Membumikan niat Lillahi Ta'ala

Dari Amirul Mukminin Abi Hafs Umar bin Khattab Radhiyallahu 'Anhu: Aku mendengar Rasulullah Shallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda:     Sesungguhnya amalan itu tergantung niatnya, dan sesungguhnya setiap orang mndapatkan sesuai apa yang diniatkan, barangsiapa yang hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya maka hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya, dan barangsiapa hijrahnya karena dunia yang akan didapatkan atau wanita yang akan dinikahi maka hijrahnya sesuai dengan apa yang dia niatkan. (HR. Bukhori Muslim) Pagi ini, ketika sedang mengelap mobil, terbetik dalam pikiran "bagaimana agar mengelap mobil pun menjadi amal ibadah ?" Adalah sia-sia pekerjaan yang dilakukan jika tidak diniatkan untuk ibadah. Betul begitu kan ? Itu yang sama-sama kita pernah dengar dari Guru ngaji, ustadz di masjid, pengajian kantor, sampai pesan orang tua kita ketika kita masih kecil, dan hingga saat ini. Saya sendiri pernah bertanya-tanya, "bagaimana sih niat yang dimaksud lillahi ta'ala ? k...