Skip to main content

Knoppix 5.0.1 save me from JAIL

Beberapa pekan lalu, datang surat dari Business Software Alliance ke meja saya, mengingatkan akan bahaya dan ruginya menggunakan software bajakan.  Belakangan datang lagi surat dari POLRI bernada sama, tapi dengan ancaman penjara atau denda 500 juta

Kemarin, tanggal 6 Desember 2006 saya baca detikInet ada perusahaan kimia di Surabaya yang kena sweeping. Wups... saya yang awalnya tenang-tenang aja jadi mikir. Gimana kalo masuk penjara gara-gara beginian ? Atau kena denda 500 juta, duit dari mannaa ?

Mabes POLRI memimpin langsung operasi penertiban software bajakan di
sebuah perusahaan bidang Kimia dan Gas di Surabaya. Perusahaan tersebut
diduga menggunakan lebih dari ratusan ribu software bajakan.




Keterangan tertulis dari Direktur II Bareskrim Mabes POLRI Brigjen Polisi Wenny Waraouw yang diterima
detikINET,
Kamis (30/11/2006), perusahaan yang berkantor pusat di Jawa Timur dan
Jakarta ini, memiliki tidak kurang 20 kantor cabang dan tersebar di
berbagai daerah. Diduga PT. S menggunakan hingga 1.000 komputer.




Adapun jenis software yang ditemukan adalah Microsoft Windows,
Microsoft Office, Microsoft Visio/Project, Adobe Photoshop/Dream Waves,
Autocad/Autodesk, Mc Afee, Symantec. Jumlah komputer yang melanggar
berada di pabrik (19 unit), dan di kantor pusat (85 unit).




"Kami tetap konsisten dengan komitmen penegakan hukum dalam memberantas
pembajakan tanpa pandang bulu seperti yang dilakukan terhadap PT. S.
Pihak kepolisian sangat serius menangani masalah pembajakan ini,
terutama perusahaan-perusahaan yang disinyalir mengunakan software
bajakan dalam operasionalnya," kata Wenny Waraouw.




Penindakan berlangsung 27 Nopember 2006. Wenny menegaskan bahwa semua
kasus akan diproses ke pengadilan, dan ganjarannya disesuaikan dengan
ketentuan yang berlaku di UU Hak Cipta No. 19 Tahun 2002. Maksimum
hukuman adalah lima tahun penjara dan/atau denda maksimal Rp 500 juta.

Sorenya langsung sms temen, untuk minta dipulangin Xandros. Ngubek-ngubek Knoppix 3.2, dapet sih tapi dia nggak bisa detect ethernet terbaru dari laptop Toshiba M55-S325 saya. Terus download Knoppix 5.0.1 deh dengan harapan pagi ini bisa dipake. 700 Mega yang ditunggu pun selesai. Langsung bakar, dan ... alhamdulillah bisa deh. 

Kenapa saya pilih Knoppix, karena dia punya Krdc untuk Remote Dektop Connection ke Server Windows 2003 saya. Ada aplikasi ERP yang dicemplungin di server dengan kapasitas lumayan (entah kayaknya 2008 udah nggak ketinggalan jaman kali)
- Intel Xeon 3.0 GHz, masih single processor sih
- 2 Gigs RAM
yang rencananya bakal dipake oleh mayoritas user di kantor. Nah untuk pengguna office, Knoppix 5.0.1 ini udah pake Openoffice 2.0 yang nggak kalah sama Microsoft Office.
Sedangkan untuk client ERP-nya akan pake Krdc ke server langsung.

Mudah-mudahan saya bisa menyelamatkan USD 100,000 untuk beli legal software. Pfuuh... Alhamdulillah


Comments

  1. Sosialisasi penggunaan Knoppix di user gimana Mas??

    ReplyDelete
  2. sabar yah. saya sedang ujicoba, di pribadi alhamdulillah gak ada masalah. kalo di user rencana saya sih bgini:
    1. pilih user yang semangatnya masih tinggi untuk tau teknologi. biasanya berbanding lurus dengan umur.
    2. install di tempat dia, ajarin deh yang sederhana, sejauh dia bisa kerja sebagaimana mestinya dia pake windows.
    3. kalo udah tinggal aja, beralih ke user lain. pertanyaan ? pasti banyak !

    ReplyDelete
  3. Ooo tak kira dah di implement :D
    Kendala sampai saat ini masih di user ... :(

    ReplyDelete
  4. eh ada diding disini :)
    buat informasi, Andri ini temen SD gue sampe SMA ding...bareng terus....

    Sementara diding ini temen kuliah di gunadarma ndri.....sama-sama jadi panita gunadarma expo dulu hehehehe.....what a small world :)

    ReplyDelete
  5. wah subhanallah ya. kalo di dalam ilmu statistik, ini beririsan di moza yah.. hiehiehie..

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Setan tak bisa menembus dinding

Betapa kita, saya dan anda, seringkali salah kaprah tentang setan, dan jin. Film-film turut menanamkan pengertian yang salah. Berapa banyak film yang menggambarkan setan/jin itu bisa menembus dinding, tiba-tiba muncul di ruangan tertentu. Nampaknya hadits berikut menjadi salah satu kabar yang menutup kesalahan pemahaman tersebut. Dari Jabir ra., dari Rasulullah saw., beliau bersabda:“Tutuplah bejana, ikatlah tempat air, tutuplah pintu-pintu dan padamkanlah lampu, sesungguhnya setan itu tidak akan bisa melepaskan ikatan, tidak bisa membuka pintu dan tidak bisa membuka bejana. Seandainya salah seorang diantara kalian tidak bisa mendapatkan sesuatu untuk menutupnya kecuali hanya meletakkan lidi di atas bejana itu, maka lakukanlah yang demikian itu dengan menyebut nama Allah,karena sesungguhnya tikus itu bisa menyebabkan terbakarnya rumah.” (HR. Muslim)

Pulang Tenggo [mirip tengbur]

Kalo Mbak Sya2 punya pengalaman tengbur, saya ada pengalaman Tenggo. Tenggo ini bukannya produk makanan, tenggo = begitu teng jam 16.30 langsung GO ! Hehehe... Suatu hari kami bertiga (IT Department cuman bertiga) dipanggil, gak tanggung langsung ke Direksi, karena emang jalurnya langsung di bawah Direksi. Diceramahin macem-macem, yang masih muda lah, yang masih terang lah di luar sana (emang kudu nunggu gelap baru pulang Pak ?) Saya ada setujunya tuh sama Mbak Sya2, bahwa hak karyawan untuk bisa pulang pada waktunya. Namun setelah ditegur sama Bos, saya juga agak molorin lah sedikit, dari yang mestinya 16.30 (kami masuk jam 7.30, sabtu libur) jadi jam 17.15 atau 17.30, tergantung Bosnya udah pulang apa belum.  Tapi emang kadang-kadang si Bos ini gila kerja. Pernah dia pulang jam 9 malem, walaah... kalo di Medan saya belum banyak melihat fenomena ngelembur sampe jam segitu. Kalo di Jakarta mah, biasa kali ya... sambil nunggu macet. Tapi, ada tapinya deh... ngaku gak kalo di kantor ...

The 7 Habits of Highly Effective People

Supaya gak ilang ditelan zaman, ada baiknya disimpen sebagai harta yang cukup berharga. Summary of Stephen R. Covey's The 7 Habits of Highly Effective People In his #1 bestseller, Stephen R. Covey presented a framework for personal effectiveness. The following is a summary of the first part of his book, concluding with a list of the seven habits. Inside-Out: The Change Starts from Within While working on his doctorate in the 1970's, Stephen R. Covey reviewed 200 years of literature on success. He noticed that since the 1920's, success writings have focused on solutions to specific problems. In some cases such tactical advice may have been effective, but only for immediate issues and not for the long-term, underlying ones. The success literature of the last half of the 20th century largely attributed success to personality traits, skills, techniques, maintaining a positive attitude, etc. This philosophy can be referred to as the Personality Ethic . However, during the 150 y...