Setelah berhasil mendapatkan driver LQ 2180 dan HP PSC 1410, ternyata prediksi saya betul. Masih ada sedikit kendala ketika melakukan printer sharing.
Begini skenarionya :
komputer A (knoppix) ---------------- komputer B (dual boot: knoppix dan winXP)
+
PRINTER LQ 2180
ketika komputer A ngeprint gak ada masalah. Ketika komputer B (winXP) ngeprint ada kendala yakni username samba harus dibuatkan di komputer A. Masalah pertama selesai.
Masalah kedua, ketika komputer B (knoppix) mau ngeprint juga ke printer yang tertancap di komputer A, nggak bisa-bisa. Hampir seharian ngulik bginian akhirnya ketemu juga, masalah kedua selesai.
Lhaa... terus selesainya bagaimana tho ? Hehehe... bgini perjalanan ceritanya.
--- komputer A ---
1. samba sudah terinstal ketika knoppix diinstal ke harddisk, kita akan modifikasi /etc/samba/smb.conf yaitu file konfigurasi sambanya.
workgroup = WORKGROUP -> ganti aja sesuai workgroup di kantor/lab, misalnya: ITD
server string = %h server (Samba %v) -> gak harus diganti sih, tapi kalo mau boleh. Ini hanya
keterangan komputer aja
[print$]
comment = Printer Drivers
path = /var/lib/samba/printers
browseable = yes
guest ok = no --> ubah jadi yes
read only = yes
write list = knoppix
[printers]
printer admin = knoppix
comment = All Printers
browseable = no
path = /tmp
printable = yes
public = no --> ubah jadi yes
writable = no
create mode = 0700
setelah diubah (jangan lupa pake user root), simpan. Lalu jalankan samba
# /etc/init.d/samba start
Kalau nggak salah, write list = knoppix merupakan username yang boleh menggunakan printer tersebut. Pastikan user knoppix ada di dalam /etc/samba/smbpasswd, jika tidak ada maka lakukan hal berikut :
# smbpasswd -a knoppix
kemudian masukkan password 2 kali, password ini bisa sama bisa beda dengan user knoppix pada mesin. Maksudnya gini, user pada mesin dianggap berbeda dengan user pada samba. Namun user pada samba harus user yang sudah terdaftar pada mesin. Artinya bisa saja user pada mesin sejumlah 10, namun yang boleh pake samba hanya 5 user.
--- komputer B ---
Buka Control Center -> Peripherals -> Printers, atau K -> Settings -> Printing Manager
Add Printer / Class ... Klik Next pada Introduction -> Pilih Other printer type
pada textbox URI isikan :
smb://knoppix:123abc@192.168.1.5/epson2180
keterangan:
smb:// merupakan protokol yang digunakan untuk berkomunikasi
knoppix adalah username yang diperbolehkan untuk menggunakan printer (ingat write list tadi kan ?)
123abc adalah password user knoppix pada komputer A (bukan komputer B!)
192.169.1.5 adalah ip address komputer A (bukan komputer B!)
epson2180 adalah nama printer yang nancep di komputer A.
Biasanya sih, printer A akan terlihat juga ketika kita buka Printing Manager tadi. Dari mana datangnya ? Gak tau tuh, nongol sendiri
Ok lanjut. Setelah mengisikan pada textbox URI, klik Next. Anda dihadapkan pada pemilihan driver printer. Pilih tombol Other... di bawah karena Anda sudah mendapatkan printer driver sendiri untuk LQ 2180. Selanjutnya lanjutkan sampai tuntas.
Tes print.... selesai.
Begini skenarionya :
komputer A (knoppix) ---------------- komputer B (dual boot: knoppix dan winXP)
+
PRINTER LQ 2180
ketika komputer A ngeprint gak ada masalah. Ketika komputer B (winXP) ngeprint ada kendala yakni username samba harus dibuatkan di komputer A. Masalah pertama selesai.
Masalah kedua, ketika komputer B (knoppix) mau ngeprint juga ke printer yang tertancap di komputer A, nggak bisa-bisa. Hampir seharian ngulik bginian akhirnya ketemu juga, masalah kedua selesai.
Lhaa... terus selesainya bagaimana tho ? Hehehe... bgini perjalanan ceritanya.
--- komputer A ---
1. samba sudah terinstal ketika knoppix diinstal ke harddisk, kita akan modifikasi /etc/samba/smb.conf yaitu file konfigurasi sambanya.
workgroup = WORKGROUP -> ganti aja sesuai workgroup di kantor/lab, misalnya: ITD
server string = %h server (Samba %v) -> gak harus diganti sih, tapi kalo mau boleh. Ini hanya
keterangan komputer aja
[print$]
comment = Printer Drivers
path = /var/lib/samba/printers
browseable = yes
guest ok = no --> ubah jadi yes
read only = yes
write list = knoppix
[printers]
printer admin = knoppix
comment = All Printers
browseable = no
path = /tmp
printable = yes
public = no --> ubah jadi yes
writable = no
create mode = 0700
setelah diubah (jangan lupa pake user root), simpan. Lalu jalankan samba
# /etc/init.d/samba start
Kalau nggak salah, write list = knoppix merupakan username yang boleh menggunakan printer tersebut. Pastikan user knoppix ada di dalam /etc/samba/smbpasswd, jika tidak ada maka lakukan hal berikut :
# smbpasswd -a knoppix
kemudian masukkan password 2 kali, password ini bisa sama bisa beda dengan user knoppix pada mesin. Maksudnya gini, user pada mesin dianggap berbeda dengan user pada samba. Namun user pada samba harus user yang sudah terdaftar pada mesin. Artinya bisa saja user pada mesin sejumlah 10, namun yang boleh pake samba hanya 5 user.
--- komputer B ---
Buka Control Center -> Peripherals -> Printers, atau K -> Settings -> Printing Manager
Add Printer / Class ... Klik Next pada Introduction -> Pilih Other printer type
pada textbox URI isikan :
smb://knoppix:123abc@192.168.1.5/epson2180
keterangan:
smb:// merupakan protokol yang digunakan untuk berkomunikasi
knoppix adalah username yang diperbolehkan untuk menggunakan printer (ingat write list tadi kan ?)
123abc adalah password user knoppix pada komputer A (bukan komputer B!)
192.169.1.5 adalah ip address komputer A (bukan komputer B!)
epson2180 adalah nama printer yang nancep di komputer A.
Biasanya sih, printer A akan terlihat juga ketika kita buka Printing Manager tadi. Dari mana datangnya ? Gak tau tuh, nongol sendiri

Ok lanjut. Setelah mengisikan pada textbox URI, klik Next. Anda dihadapkan pada pemilihan driver printer. Pilih tombol Other... di bawah karena Anda sudah mendapatkan printer driver sendiri untuk LQ 2180. Selanjutnya lanjutkan sampai tuntas.
Tes print.... selesai.
Comments
Post a Comment