Ada perbedaan yang jelas antara 2 jenis kesedihan, yang pertama dapat membuat hati kita menjadi sempit, dada terasa nyeri, penganan yang kita makan gak enak, orang-orang di sekeliling kita kita anggap salah. Sedangkan kesedihan yang lainnya, dapat membuat hati kita lapang, dada pun tenang, makanan terasa begitu dinikmati, dan kita semakin menghargai orang lain. Inilah yang diungkapkan oleh khalifah ketiga, Ustman bin Affan r.a. "Kesedihan dlm urusan dunia dpt menggelapkan hati,Kesedihan dlm urusan akhirat bisa menerangkan hati"(Ustman r.a) Bukankah kesedihan ketika tidak mendapat pekerjaan, kekurangan uang, raport jelek dapat membuat hal-hal tersebut di atas terjadi ? Bukankah kesedihan ketika merasa 'amal kita untuk agama ini kurang, ibadah kita kurang, pengabdian kita untuk orang tua kurang, akan melahirkan kecintaan kita kepada_Nya ? Allahu a'lam