Skip to main content

Cekik benwit dengan Mikrotik

Orang ISP dateng tuh kemarin. Bawa installer mikrotik, meski versi lama 2.9.38, cukup ampuh lah. Cisco bisa dibantai kalo penggunaan mikrotik ini meluas. Benny, orang ISP aja dapet dari e-mule, download cracknya. Padahal kalo beli pun cukup terjangkau, hanya 480 ribu perak.

Mikrotik, bisa dibaca di sini, adalah sistem operasi berbasis linux khusus untuk gateway, routing, natting... pokoke cisco abis lah. Instalasinya aja ringan dan super cepat. Gak sampe 15 menit udah kelar tuh instalasinya. Ketika dipasang di kantor, saya hanya pake pentium III RAM 128, komputer yang cukup lawas untuk zaman sekarang. Kemampuannya macem-macem, yang versi 2.9.38 ini saja yang saya inget :
- NAT
- routing
- routing-test
- web proxy
- benwit monitoring
- benwit manajemen
dan masih banyak lagi yang gak dipasang waktu instalasinya. Sekarang katanya sih udah sampe versi 7. Wih kayak apa canggihnya ya ?

Kalo pernah ngebongkar mesin cisco, gak ada yang istimewa sebenarnya. Hanya sebongkah mainboard biasa dan kartu-kartu umum. Namun cisco berhasil mengusung OS-nya sendiri, supaya keliatan 'beda' dan 'lux', plus interface yang juga dibedain. Asal beda lah...
Ok.. ok... analisa saya pasti dihantam kalo orang pro cisco baca tulisan ini, tapi ya... silahkan saja. Yang penting, gak ada budget ribuan dollar lagi untuk beli router hehehe...

Keperluan saya sebenarnya mau tau, siapa ya yang makan benwit kantor gede banget. Karena dengan pengguna awam, kok sekarang sering banget lambat konek ke internet. Waktu itu sempat tanya ke ISP, dan mereka monitor dari kantornya... katanya ada segelondongan email yang sedang dikirim. Saya gak mudah percaya, siapa sih yang pake email dalam kuantitas tinggi ?  Mereka sendiri gak bisa menunjuk langsung ip addressnya, karena tentu saja yang terbaca ip addr gateway kantor saja. Makanya saya minta dipasang di kantor supaya bisa jelas, siapa yang mainkan benwit.

Welcome aboard Mikrotik. Be my servant !


Comments

Popular posts from this blog

Setan tak bisa menembus dinding

Betapa kita, saya dan anda, seringkali salah kaprah tentang setan, dan jin. Film-film turut menanamkan pengertian yang salah. Berapa banyak film yang menggambarkan setan/jin itu bisa menembus dinding, tiba-tiba muncul di ruangan tertentu. Nampaknya hadits berikut menjadi salah satu kabar yang menutup kesalahan pemahaman tersebut. Dari Jabir ra., dari Rasulullah saw., beliau bersabda:“Tutuplah bejana, ikatlah tempat air, tutuplah pintu-pintu dan padamkanlah lampu, sesungguhnya setan itu tidak akan bisa melepaskan ikatan, tidak bisa membuka pintu dan tidak bisa membuka bejana. Seandainya salah seorang diantara kalian tidak bisa mendapatkan sesuatu untuk menutupnya kecuali hanya meletakkan lidi di atas bejana itu, maka lakukanlah yang demikian itu dengan menyebut nama Allah,karena sesungguhnya tikus itu bisa menyebabkan terbakarnya rumah.” (HR. Muslim)

Pulang Tenggo [mirip tengbur]

Kalo Mbak Sya2 punya pengalaman tengbur, saya ada pengalaman Tenggo. Tenggo ini bukannya produk makanan, tenggo = begitu teng jam 16.30 langsung GO ! Hehehe... Suatu hari kami bertiga (IT Department cuman bertiga) dipanggil, gak tanggung langsung ke Direksi, karena emang jalurnya langsung di bawah Direksi. Diceramahin macem-macem, yang masih muda lah, yang masih terang lah di luar sana (emang kudu nunggu gelap baru pulang Pak ?) Saya ada setujunya tuh sama Mbak Sya2, bahwa hak karyawan untuk bisa pulang pada waktunya. Namun setelah ditegur sama Bos, saya juga agak molorin lah sedikit, dari yang mestinya 16.30 (kami masuk jam 7.30, sabtu libur) jadi jam 17.15 atau 17.30, tergantung Bosnya udah pulang apa belum.  Tapi emang kadang-kadang si Bos ini gila kerja. Pernah dia pulang jam 9 malem, walaah... kalo di Medan saya belum banyak melihat fenomena ngelembur sampe jam segitu. Kalo di Jakarta mah, biasa kali ya... sambil nunggu macet. Tapi, ada tapinya deh... ngaku gak kalo di kantor ...

The 7 Habits of Highly Effective People

Supaya gak ilang ditelan zaman, ada baiknya disimpen sebagai harta yang cukup berharga. Summary of Stephen R. Covey's The 7 Habits of Highly Effective People In his #1 bestseller, Stephen R. Covey presented a framework for personal effectiveness. The following is a summary of the first part of his book, concluding with a list of the seven habits. Inside-Out: The Change Starts from Within While working on his doctorate in the 1970's, Stephen R. Covey reviewed 200 years of literature on success. He noticed that since the 1920's, success writings have focused on solutions to specific problems. In some cases such tactical advice may have been effective, but only for immediate issues and not for the long-term, underlying ones. The success literature of the last half of the 20th century largely attributed success to personality traits, skills, techniques, maintaining a positive attitude, etc. This philosophy can be referred to as the Personality Ethic . However, during the 150 y...