Skip to main content

Minum sambil berdiri ditinjau dari kesehatan

Hadis A:

Sabda Rasulullah sallallahu ‘alaihi wasallam:

Janganlah seseorang dari kamu minum sambil berdiri. Jika sesiapa terlupa, maka hendaklah dia memuntahkannya.[107]

Hadis B:

Berkata al-Nazzal rahimahullah, ‘Ali radiallahu ‘anhu datang ke pintu kawasan lapang (di perkarangan masjid Kufah [108] ) dengan (segelas) air lalu diminum sambil berdiri. Kemudian ‘Ali berkata

Sesungguhnya manusia, sebahagian daripada mereka tidak menyukai minum sambil berdiri, Demi sesungguhnya, aku melihat Nabi sallallahu ‘alaihi wasallam berbuat seperti apa yang kamu lihat aku buat.[109]

Hadis C:

Berkata ‘Abd Allah ibn Abbas radiallahu ‘anhu:

Aku menghidang Rasulullah sallallahu ‘alaihi wasallam air zam-zam, lalu baginda meminumnya sambil berdiri.[110]

Rasulullah sallallahu ‘alaihi wasallam dalam Hadis A jelas melarang seseorang untuk minum sambil berdiri tetapi dalam hadis B dan C, diterangkan pula bahawa baginda sendiri yang minum secara berdiri. Di sini jelas wujud percanggahan.

Akan tetapi jika dikaji semula, akan didapati bahawa Hadis A adalah hadis perintah yang berasal daripada Rasulullah (sunnah Qauliyah) manakala Hadis B dan C adalah hadis pengkhabaran tentang perbuatan Rasulullah (sunnah Fi‘illiyah).

Apabila bertembungnya antara hadis sunnah Qauliyah dan hadis sunnah Fi‘illiyah, maka yang menjadi dasar hukum ialah hadis sunnah Qauliyah, manakala hadis sunnah Fi‘illiyah berperanan menafsirkan maksud sebenar yang terkandung dalam hadis sunnah Qauliyah tersebut.

Kembali kepada contoh percanggahan di atas, Hadis B dan C berperanan menafsirkan
maksud sebenar larangan Hadis A, bererti bahawa larangan Hadis A bukanlah bermaksud haram, tetapi hanyalah makruh. Justeru apabila Rasulullah sallallahu ‘alaihi wasallam melarang sesorang minum secara berdiri, ia adalah merupakan satu tegahan dan bukannya satu pengharaman [111]. Namun diingatkan kembali bahawa yang menjadi dasar hukum ialah Hadis A, maka hendaklah seseorang itu tetap berusaha untuk menjauhi minum secara berdiri, kecuali apabila uzur, lupa atau apabila suasana tidak mengizinkan

DARI SISI KESEHATAN
Air yang masuk dengan cara duduk akan disaring oleh sfringer.
Sfringer adalah suatu struktur maskuler (berotot) yang bisa membuka (sehingga air kemih bisa lewat) dan
menutup. Setiap air yang kita minum akan disalurkan pada pos-pos penyaringan yang berada di ginjal. Nah.
Jika kita minum berdiri. Air yang kita minum tanpa disaring lagi. Langsung menuju kandung kemih.

Ketika langsung menuju kandung kemih, maka terjadi pengendapan disaluran ureter. Karena banyak
limbah-limbah yang menyisa di ureter. Inilah yang bisa menyebabkan penyakit kristal ginjal. Salah satu
penyakit ginjal yang berbahaya. Susah kencing itu penyebabnya.

Cara mengatasinya :
1. biasakan minum duduk.
2. banyak minum air putih.
===========================
[107] Sahih: Hadis daripada Abu Hurairah radiallahu ‘anhu, dikeluarkan oleh Muslim, lihat Sahih Muslim – no: 2026 (Kitab Minuman, Bab tidak disukai minum secara berdiri). Hadis tegahan minum secara berdiri juga diriwayatkan dari Anas bin Malik dan Abu Sa‘id al-Khudri radiallahu ‘anhuma.

[108] Sebagaimana riwayat no: 5616 dalam Sahih al-Bukhari.

[109] Sahih: Hadis dikeluarkan oleh Ahmad dan al-Bukhari, lihat Sahih al-Bukhari – no: 5615. (Kitab Minuman, Bab minum sambil berdiri).

[110] Sahih: Hadis dikeluarkan oleh Ahmad, al-Bukhari, Muslim dan lain-lain, lihat Sahih Muslim – no: 2027 (Kitab Minuman, Bab minum air zam-zam sambil berdiri).

[111] Lihat al-Nawawi – Syarh Sahih Muslim, jld 7, ms 112 dan seterusnya, Ibn al-Qayyim – Zaad al-Ma‘ad , jld 1, ms 109-110 dan Fath al-Bari, jld 11, ms 211.

sumber : http://www.al-firdaus.com/HadisCanggah/kandungan.htm

Comments

  1. Maha benar Allah dengan segala firmanNya dan Rasulullah yang terjaga lisannya

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Setan tak bisa menembus dinding

Betapa kita, saya dan anda, seringkali salah kaprah tentang setan, dan jin. Film-film turut menanamkan pengertian yang salah. Berapa banyak film yang menggambarkan setan/jin itu bisa menembus dinding, tiba-tiba muncul di ruangan tertentu. Nampaknya hadits berikut menjadi salah satu kabar yang menutup kesalahan pemahaman tersebut. Dari Jabir ra., dari Rasulullah saw., beliau bersabda:“Tutuplah bejana, ikatlah tempat air, tutuplah pintu-pintu dan padamkanlah lampu, sesungguhnya setan itu tidak akan bisa melepaskan ikatan, tidak bisa membuka pintu dan tidak bisa membuka bejana. Seandainya salah seorang diantara kalian tidak bisa mendapatkan sesuatu untuk menutupnya kecuali hanya meletakkan lidi di atas bejana itu, maka lakukanlah yang demikian itu dengan menyebut nama Allah,karena sesungguhnya tikus itu bisa menyebabkan terbakarnya rumah.” (HR. Muslim)

Pulang Tenggo [mirip tengbur]

Kalo Mbak Sya2 punya pengalaman tengbur, saya ada pengalaman Tenggo. Tenggo ini bukannya produk makanan, tenggo = begitu teng jam 16.30 langsung GO ! Hehehe... Suatu hari kami bertiga (IT Department cuman bertiga) dipanggil, gak tanggung langsung ke Direksi, karena emang jalurnya langsung di bawah Direksi. Diceramahin macem-macem, yang masih muda lah, yang masih terang lah di luar sana (emang kudu nunggu gelap baru pulang Pak ?) Saya ada setujunya tuh sama Mbak Sya2, bahwa hak karyawan untuk bisa pulang pada waktunya. Namun setelah ditegur sama Bos, saya juga agak molorin lah sedikit, dari yang mestinya 16.30 (kami masuk jam 7.30, sabtu libur) jadi jam 17.15 atau 17.30, tergantung Bosnya udah pulang apa belum.  Tapi emang kadang-kadang si Bos ini gila kerja. Pernah dia pulang jam 9 malem, walaah... kalo di Medan saya belum banyak melihat fenomena ngelembur sampe jam segitu. Kalo di Jakarta mah, biasa kali ya... sambil nunggu macet. Tapi, ada tapinya deh... ngaku gak kalo di kantor ...

The 7 Habits of Highly Effective People

Supaya gak ilang ditelan zaman, ada baiknya disimpen sebagai harta yang cukup berharga. Summary of Stephen R. Covey's The 7 Habits of Highly Effective People In his #1 bestseller, Stephen R. Covey presented a framework for personal effectiveness. The following is a summary of the first part of his book, concluding with a list of the seven habits. Inside-Out: The Change Starts from Within While working on his doctorate in the 1970's, Stephen R. Covey reviewed 200 years of literature on success. He noticed that since the 1920's, success writings have focused on solutions to specific problems. In some cases such tactical advice may have been effective, but only for immediate issues and not for the long-term, underlying ones. The success literature of the last half of the 20th century largely attributed success to personality traits, skills, techniques, maintaining a positive attitude, etc. This philosophy can be referred to as the Personality Ethic . However, during the 150 y...