Pagi ini, staff IT abi... ferdinan menyerahkan kertas tutorial Linux untuk Pemula. Kabar baik, dia mendukung kebijakan abi dan mau belajar. Sip lah, mudah-mudahan bangsa ini bisa lebih hemat dalam belanja IT. Gak mau dikadalin Bill Gates terus-terusan.
Ferdinan abi kirimin putty sebagai langkah awal untuk belajar perintah-perintah dasar Linux. Nak, sekarang bagaimana perkembangan Linux baik di dalam negeri atau di luar negeri ? Apakah semakin baik, atau tenggelam tidak mendapatkan dukungan ?
Kami pake distro knoppix dengan kernal 2.6.17. Kalau linux masih ada sekarang, pasti kernel ini udah basi ya nak :)
eh iya, tadi ferdi tanya... distro itu apa sih pak ?
abi jelasin distro itu bisa diibaratkan dengan produsen. kita tahu produsen minuman teh botol bermacam-macam : ada sosro, fruit tea, freshtea. minuman cola : coca-cola, pepsi cola, mekka cola, mq cola. nah distro gitu juga, sama-sama linux tapi namanya aja beda : suse, redhat, mandrake, debian, slackware, knoppix, kanotix. distro dalem negeri ada blankon, linux sehat, igos. wah masih banyak lagi deh.
terus kelebihan, perbedaan, dan kekurangan masing2 apa aja ?
wah ini pertanyaan bagus tapi agak susah jawabnya. namun sebagai gambaran kita kembali lagi ke minuman teh / cola di atas. rasanya gak mungkin sama persis, iya kan ? masing-masing punya pasar yang berbeda, misalnya anak2 muda, orang tua, atau bahkan tanpa batasan umur. kemudian kemasan, bentuk botol / tetra packnya berbeda. cara minumnya beda, ada yang enak kalo dingin, gak dingin juga tetep enak. ada juga wilayah negara pemasarannya.
bgitu juga dengan linux tadi, secara umum ya linux, perintahnya sama. namun ada pembeda masing-masing mulai dari cara instal yang mudah, sampe yang paling ribet dalam artian hanya untuk skilled person. ada yang dukungan pertahanannya bolong, sampe yang rapeet banget. ada yang diperuntukkan pendidikan, misal edubuntu isinya games untuk anak 2-10 tahun. ada yang khusus untuk firewall / gateway aja, misal : clarkconnect. ada yang bisa di-'mainkan' tanpa harus diinstal. bisa langsung dijalankan dari live cd, misal: knoppix, kanotix, mandrakemove. masing-masing punya pendukung sendiri-sendiri.
trus, sebaiknya saya pilih yang mana untuk pemula ?
untuk jawaban ini juga sebenarnya beragam banget. namun abi sih untuk detik ini lagi suka sama knoppix 5.2. walaupun live cd, tapi abi install ke hard disk. kenapa ? karena untuk keperluan abi sekarang bisa dibilang luengkaap banget.
- office (word processing, spreadsheet, presentation, drawing)
- email (thunderbird). abi di windows juga pake thunderbird loh nak
- squid (proxy server/gateway)
- firewall (ipchain, iptables)
- clamav (antivirus). linux tahun 2007 masih belum ada cerita kena virus, tapi ada antivirus yang dibuat sebagai penghalang sebelum email / files keluar-masuk wilayah DMZ (demiliterized zone=pertahanan keamanan) kantor.
- samba (file, print sharing)
- apache (web server)
- php
- mysql (php,mysql apakah masih menjadi prog. lang. + database handal nak ?)
- dengerin musik
- dhcp (otomatis dapet ip)
- print server
- ssh (secure shell)
- openvpn (jaringan lokal, lewat jalur internet umum)
dan buanyak lagi deh. memang macem swiss army knife knoppix 5.2 ini. dulu abi udah kenal sejak versi 3.6.
Para decision maker belum juga memutuskan, apakah kantor mau beli semua license ? bisa Rp 1-3 Milyar. Atau mau mengadopsi sebagian pake linux.
Kemarin ada General Advisor Agro Muko - Bengkulu yang minta dibeliin laptop. Harganya emang murah sih Rp 7,1 juta saja. Namun operating systemnya linux. Dia pingin pake windows license, norton antivirus license, dan microsoft office license. Setelah dihitung... weehh ... mencapai Rp 11,3 juta. Setelah dia tahu harganya bengkak sampe segitu, akhirnya dia bilang ya udah pake linux aja. Hah ?! Kaget juga abi dengernya, antara excited plus bertanya-tanya, apa sanggup pakenya ? Dia bilang denger dari kawan-kawannya bahwa linux lebih ok, lebih mudah.
Good lah, abi punya dukungan nih berarti. Akhirnya dia minta linux, tapi mohon dikasihkan juga installer w***s bajakan, office application dan antivirusnya. 
Ferdinan abi kirimin putty sebagai langkah awal untuk belajar perintah-perintah dasar Linux. Nak, sekarang bagaimana perkembangan Linux baik di dalam negeri atau di luar negeri ? Apakah semakin baik, atau tenggelam tidak mendapatkan dukungan ?
Kami pake distro knoppix dengan kernal 2.6.17. Kalau linux masih ada sekarang, pasti kernel ini udah basi ya nak :)
eh iya, tadi ferdi tanya... distro itu apa sih pak ?
abi jelasin distro itu bisa diibaratkan dengan produsen. kita tahu produsen minuman teh botol bermacam-macam : ada sosro, fruit tea, freshtea. minuman cola : coca-cola, pepsi cola, mekka cola, mq cola. nah distro gitu juga, sama-sama linux tapi namanya aja beda : suse, redhat, mandrake, debian, slackware, knoppix, kanotix. distro dalem negeri ada blankon, linux sehat, igos. wah masih banyak lagi deh.
terus kelebihan, perbedaan, dan kekurangan masing2 apa aja ?
wah ini pertanyaan bagus tapi agak susah jawabnya. namun sebagai gambaran kita kembali lagi ke minuman teh / cola di atas. rasanya gak mungkin sama persis, iya kan ? masing-masing punya pasar yang berbeda, misalnya anak2 muda, orang tua, atau bahkan tanpa batasan umur. kemudian kemasan, bentuk botol / tetra packnya berbeda. cara minumnya beda, ada yang enak kalo dingin, gak dingin juga tetep enak. ada juga wilayah negara pemasarannya.
bgitu juga dengan linux tadi, secara umum ya linux, perintahnya sama. namun ada pembeda masing-masing mulai dari cara instal yang mudah, sampe yang paling ribet dalam artian hanya untuk skilled person. ada yang dukungan pertahanannya bolong, sampe yang rapeet banget. ada yang diperuntukkan pendidikan, misal edubuntu isinya games untuk anak 2-10 tahun. ada yang khusus untuk firewall / gateway aja, misal : clarkconnect. ada yang bisa di-'mainkan' tanpa harus diinstal. bisa langsung dijalankan dari live cd, misal: knoppix, kanotix, mandrakemove. masing-masing punya pendukung sendiri-sendiri.
trus, sebaiknya saya pilih yang mana untuk pemula ?
untuk jawaban ini juga sebenarnya beragam banget. namun abi sih untuk detik ini lagi suka sama knoppix 5.2. walaupun live cd, tapi abi install ke hard disk. kenapa ? karena untuk keperluan abi sekarang bisa dibilang luengkaap banget.
- office (word processing, spreadsheet, presentation, drawing)
- email (thunderbird). abi di windows juga pake thunderbird loh nak
- squid (proxy server/gateway)
- firewall (ipchain, iptables)
- clamav (antivirus). linux tahun 2007 masih belum ada cerita kena virus, tapi ada antivirus yang dibuat sebagai penghalang sebelum email / files keluar-masuk wilayah DMZ (demiliterized zone=pertahanan keamanan) kantor.
- samba (file, print sharing)
- apache (web server)
- php
- mysql (php,mysql apakah masih menjadi prog. lang. + database handal nak ?)
- dengerin musik
- dhcp (otomatis dapet ip)
- print server
- ssh (secure shell)
- openvpn (jaringan lokal, lewat jalur internet umum)
dan buanyak lagi deh. memang macem swiss army knife knoppix 5.2 ini. dulu abi udah kenal sejak versi 3.6.
Para decision maker belum juga memutuskan, apakah kantor mau beli semua license ? bisa Rp 1-3 Milyar. Atau mau mengadopsi sebagian pake linux.
Kemarin ada General Advisor Agro Muko - Bengkulu yang minta dibeliin laptop. Harganya emang murah sih Rp 7,1 juta saja. Namun operating systemnya linux. Dia pingin pake windows license, norton antivirus license, dan microsoft office license. Setelah dihitung... weehh ... mencapai Rp 11,3 juta. Setelah dia tahu harganya bengkak sampe segitu, akhirnya dia bilang ya udah pake linux aja. Hah ?! Kaget juga abi dengernya, antara excited plus bertanya-tanya, apa sanggup pakenya ? Dia bilang denger dari kawan-kawannya bahwa linux lebih ok, lebih mudah.
Good lah, abi punya dukungan nih berarti. Akhirnya dia minta linux, tapi mohon dikasihkan juga installer w***s bajakan, office application dan antivirusnya. 
Mantappp!!!! Hidup Linux!!! ;)
ReplyDeletekebeneran niy aku pengen banget blajar LINUX so pls your help ya....
ReplyDelete(serius mode on)
wah dengan senang hati. tapi tetep sabar yaa... maklum masih jadi kuli yang disuruh sana sini ;-)
ReplyDelete