Skip to main content

Setting Samba sebagai File Server

setting samba sebagai file server

studi kasus ini pake linux knoppix sebagai file servernya.
perangkat kerasnya sendiri pake IBM eSeries 255, yang sudah pake
teknologi RAID, mirroring.

Setelah instalasi berhasil dengan baik, artinya network card terdeteksi,
display/monitor terdeteksi, dan semua berjalan lancar, sekarang saatnya
melakukan configurasi samba agar bisa diakses dengan mudah oleh client
Windows 9x, maupun XP.

sebagai catatan, samba tidak bisa ditambahkan usernya, kecuali user
tersebut exist pada server tersebut.
Gini lo, anda gak bisa nambahkan user samba seperti :

#smbpasswd -a user1

sebelum user1 itu sendiri sudah ada sebagai user biasa, pada server.

Jadi langkah-langkahnya adalah :

setting samba smb.conf
----------------------------------
tempatnya di /etc/samba/smb.conf

cukup ganti bagian

- workgroup -> sesuaikan dengan kondisi di tempat anda, misalnya: KANTOR
- server string (opsional) -> sekedar memberikan nama / deskripsi pada, misal: SERVER GUE
  server anda.
- pada bagian shared directory
  a. [homes]
      read only = no -> agar user bisa baca tulis
      create mask = 0775 -> sama, agar semua user bisa baca tulis. defaultnya 0700, sehingga
                            hanya user yang bikin file itu saja yang bisa baca tulis.
      directory mask = 0775 -> sama, agar semua user bisa create dir yang bisa diakses bareng.
 

menyiapkan HOME_DIR
--------------------------------
skenarionya: kita akan membuat 1 HOME_DIR untuk semua user.
sebagai user root, do these:
- mkdir /shared
- groupadd mygroup
- chgrp mygroup /shared
- chmod 775 /shared



membuat user-user
-------------------------------
useradd user1 -d /shared -g mygroup
useradd user2 -d /shared -g mygroup
useradd user3 -d /shared -g mygroup


membuat samba user
-------------------------------
smbpasswd -a user1
ditanya password 2x

smbpasswd -a user2
ditanya password 2x

smbpasswd -a user3
ditanya password 2x


aktifkan samba
-------------------------------
/etc/init.d/samba start


Client
-------------------------------
Sekarang, baik dari client windows 9x maupun XP
silahkan di browse lewat network neighbourhood, "KANTOR"
mestinya di sana muncul sbuah komputer dengan deskripsi "SERVER GUE"

selanjutnya, server bisa langsung digunakan untuk file sharing.

Comments

Popular posts from this blog

Setan tak bisa menembus dinding

Betapa kita, saya dan anda, seringkali salah kaprah tentang setan, dan jin. Film-film turut menanamkan pengertian yang salah. Berapa banyak film yang menggambarkan setan/jin itu bisa menembus dinding, tiba-tiba muncul di ruangan tertentu. Nampaknya hadits berikut menjadi salah satu kabar yang menutup kesalahan pemahaman tersebut. Dari Jabir ra., dari Rasulullah saw., beliau bersabda:“Tutuplah bejana, ikatlah tempat air, tutuplah pintu-pintu dan padamkanlah lampu, sesungguhnya setan itu tidak akan bisa melepaskan ikatan, tidak bisa membuka pintu dan tidak bisa membuka bejana. Seandainya salah seorang diantara kalian tidak bisa mendapatkan sesuatu untuk menutupnya kecuali hanya meletakkan lidi di atas bejana itu, maka lakukanlah yang demikian itu dengan menyebut nama Allah,karena sesungguhnya tikus itu bisa menyebabkan terbakarnya rumah.” (HR. Muslim)

Pulang Tenggo [mirip tengbur]

Kalo Mbak Sya2 punya pengalaman tengbur, saya ada pengalaman Tenggo. Tenggo ini bukannya produk makanan, tenggo = begitu teng jam 16.30 langsung GO ! Hehehe... Suatu hari kami bertiga (IT Department cuman bertiga) dipanggil, gak tanggung langsung ke Direksi, karena emang jalurnya langsung di bawah Direksi. Diceramahin macem-macem, yang masih muda lah, yang masih terang lah di luar sana (emang kudu nunggu gelap baru pulang Pak ?) Saya ada setujunya tuh sama Mbak Sya2, bahwa hak karyawan untuk bisa pulang pada waktunya. Namun setelah ditegur sama Bos, saya juga agak molorin lah sedikit, dari yang mestinya 16.30 (kami masuk jam 7.30, sabtu libur) jadi jam 17.15 atau 17.30, tergantung Bosnya udah pulang apa belum.  Tapi emang kadang-kadang si Bos ini gila kerja. Pernah dia pulang jam 9 malem, walaah... kalo di Medan saya belum banyak melihat fenomena ngelembur sampe jam segitu. Kalo di Jakarta mah, biasa kali ya... sambil nunggu macet. Tapi, ada tapinya deh... ngaku gak kalo di kantor ...

The 7 Habits of Highly Effective People

Supaya gak ilang ditelan zaman, ada baiknya disimpen sebagai harta yang cukup berharga. Summary of Stephen R. Covey's The 7 Habits of Highly Effective People In his #1 bestseller, Stephen R. Covey presented a framework for personal effectiveness. The following is a summary of the first part of his book, concluding with a list of the seven habits. Inside-Out: The Change Starts from Within While working on his doctorate in the 1970's, Stephen R. Covey reviewed 200 years of literature on success. He noticed that since the 1920's, success writings have focused on solutions to specific problems. In some cases such tactical advice may have been effective, but only for immediate issues and not for the long-term, underlying ones. The success literature of the last half of the 20th century largely attributed success to personality traits, skills, techniques, maintaining a positive attitude, etc. This philosophy can be referred to as the Personality Ethic . However, during the 150 y...