Jika ujung panah saja harus disarungkan, bagaimana lagi lidah yang lebih tajam dari panah dan pedang ?
Saya setuju dengan sikap muslim eropa di sini. Akan besar pengaruhnya bagi muslim di Eropa yang sedang berupaya memulihkan nama Islam dari atribut Terorisme, jika sebagian pihak justru melegalkan upaya-upaya kekerasan sebelum dialog dan cara-cara elegan dalam menyuarakan ketidaksepahaman.
Dari Abu Musa ra., ia berkata : “Rasulullah SAW bersabda : "Siapa saja yang berjalan di masjid dan pasar sedangkan ia membawa anak panah, hendaklah ia menyembunyikan atau memegang ujungnya agar jangan sampai mengenai (mengganggu) seseorang diantara umat Islam.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Jadi ... tidak sepatutnya seorang muslim bikin kaget sodaranya, walaupun bercanda. Kalau masa remaja, biasanya sering main ledek-ledekan. Memanggil dengan gelar yang tidak disukai teman. Ah ... sungguh Rasulullah SAW memang mengajarkan akhlaq terbaik.
Saya setuju dengan sikap muslim eropa di sini. Akan besar pengaruhnya bagi muslim di Eropa yang sedang berupaya memulihkan nama Islam dari atribut Terorisme, jika sebagian pihak justru melegalkan upaya-upaya kekerasan sebelum dialog dan cara-cara elegan dalam menyuarakan ketidaksepahaman.
Dari Abu Musa ra., ia berkata : “Rasulullah SAW bersabda : "Siapa saja yang berjalan di masjid dan pasar sedangkan ia membawa anak panah, hendaklah ia menyembunyikan atau memegang ujungnya agar jangan sampai mengenai (mengganggu) seseorang diantara umat Islam.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Jadi ... tidak sepatutnya seorang muslim bikin kaget sodaranya, walaupun bercanda. Kalau masa remaja, biasanya sering main ledek-ledekan. Memanggil dengan gelar yang tidak disukai teman. Ah ... sungguh Rasulullah SAW memang mengajarkan akhlaq terbaik.
betul :) ketimbang bawa panah, mendingan bawa emas ;) biar semua orang tertarik dan senang berada didekatnya.
ReplyDeleteEmas <--- ahlak yang mulia.
:D
termasuk yang mau 'ngerampok' ya mas ... hihihi...
ReplyDelete