Skip to main content

Fatih (belajar) Shaum

This year is the first shaum experience for Fatih. Abi and Umi never state a high point expectation. But You did it !

Beberapa hari sebelum puasa abi sudah bawakan donlotan film Ipin & Upin tentang anak-anak yang berpuasa. Motivasi agar abang mau belajar berpuasa. Tokohnya 2 anak kecil abang adik yang juga baru puasa untuk pertama kalinya. Logatnya melayu - malaysia. Lucu dan menggemaskan. Abang dan adek suka filmnya, sehingga sering diputar berkali-kali.

1 September 2008
Fatih libur tiga hari sekolahnya, jadi di rumah aja.
Hari pertama, Umi kasihan untuk membangunkan Fatih sahur karena kemarin masih sakit. Abi, Adek Thoriq dan Fatih sempat ke dokter lagi untuk memeriksakan badan adek yang panas, Fatih yang batuk pilek. Abi mengalah, gak berobat, cukup minum NODROF aja sama Enervon-C.

Ketika Abi tanya sore, sepulang dari kantor... Umi cerita, Fatih memang tidak sahur. Tapi ketika bangun tidur, dan melihat umi masih bobo, ya balik bobo lagi. Bangun siaang banget, kata Wak Sal (yang jagain anak-anak) jam 11.  Habis itu kelaperan hihihi.... Makan sampe dua kali, sebelum mandi dan setelah mandi.

2 September 2008
Hari kedua, kami sepakat untuk membangunkan Fatih berlatih puasa. Alhamdulillah walaupun agak susah tapi abang tidak menolak untuk bangun. Sahur makan nasi beberapa suap dan minum, tidur lagi...

Siang abi cek, telpon ke umi. Alhamdulillah jam 11 belum buka. Fatih diajak main ke rumah kawannya dan gak mau pulang, keasyikan main.

Sorenya, abi pulang duluan. Umi masih di praktek. Baru saja abi angkat telpon untuk hubungi umi, eh udah sampe di muka rumah.
"Fatih mana mi ?"
"Wah lupa, masih di rumah bang Fayed. Jemput deh bi"

Cerita-cerita di atas kereta (bahasa orang Medan untuk sepeda motor) abang udah buka puasa, minum sirup, makan siang di rumah bang Fayed hmm... faktor lingkungan nih. Padahal umi dan abi yakin abang bisa sampe maghrib.


3 September 2008
Hari ketiga, abang buka jam 5 sore !
Wah tanggung banget bang, kan bentar lagi magrib. Udah kelaperan katanya... Ya udah. Besok usahakan sampe magrib yah.

Gak usah bandingkan dengan anak lain ya bang, abang bersaing saja dengan diri sendiri. Abi cukup bangga dengan abang, walau masih TK tapi udah hampir pol puasanya. Abi aja dulu baru pol pas kelas _________________(censored) hehehe...

Comments

Popular posts from this blog

Setan tak bisa menembus dinding

Betapa kita, saya dan anda, seringkali salah kaprah tentang setan, dan jin. Film-film turut menanamkan pengertian yang salah. Berapa banyak film yang menggambarkan setan/jin itu bisa menembus dinding, tiba-tiba muncul di ruangan tertentu. Nampaknya hadits berikut menjadi salah satu kabar yang menutup kesalahan pemahaman tersebut. Dari Jabir ra., dari Rasulullah saw., beliau bersabda:“Tutuplah bejana, ikatlah tempat air, tutuplah pintu-pintu dan padamkanlah lampu, sesungguhnya setan itu tidak akan bisa melepaskan ikatan, tidak bisa membuka pintu dan tidak bisa membuka bejana. Seandainya salah seorang diantara kalian tidak bisa mendapatkan sesuatu untuk menutupnya kecuali hanya meletakkan lidi di atas bejana itu, maka lakukanlah yang demikian itu dengan menyebut nama Allah,karena sesungguhnya tikus itu bisa menyebabkan terbakarnya rumah.” (HR. Muslim)

Pulang Tenggo [mirip tengbur]

Kalo Mbak Sya2 punya pengalaman tengbur, saya ada pengalaman Tenggo. Tenggo ini bukannya produk makanan, tenggo = begitu teng jam 16.30 langsung GO ! Hehehe... Suatu hari kami bertiga (IT Department cuman bertiga) dipanggil, gak tanggung langsung ke Direksi, karena emang jalurnya langsung di bawah Direksi. Diceramahin macem-macem, yang masih muda lah, yang masih terang lah di luar sana (emang kudu nunggu gelap baru pulang Pak ?) Saya ada setujunya tuh sama Mbak Sya2, bahwa hak karyawan untuk bisa pulang pada waktunya. Namun setelah ditegur sama Bos, saya juga agak molorin lah sedikit, dari yang mestinya 16.30 (kami masuk jam 7.30, sabtu libur) jadi jam 17.15 atau 17.30, tergantung Bosnya udah pulang apa belum.  Tapi emang kadang-kadang si Bos ini gila kerja. Pernah dia pulang jam 9 malem, walaah... kalo di Medan saya belum banyak melihat fenomena ngelembur sampe jam segitu. Kalo di Jakarta mah, biasa kali ya... sambil nunggu macet. Tapi, ada tapinya deh... ngaku gak kalo di kantor ...

The 7 Habits of Highly Effective People

Supaya gak ilang ditelan zaman, ada baiknya disimpen sebagai harta yang cukup berharga. Summary of Stephen R. Covey's The 7 Habits of Highly Effective People In his #1 bestseller, Stephen R. Covey presented a framework for personal effectiveness. The following is a summary of the first part of his book, concluding with a list of the seven habits. Inside-Out: The Change Starts from Within While working on his doctorate in the 1970's, Stephen R. Covey reviewed 200 years of literature on success. He noticed that since the 1920's, success writings have focused on solutions to specific problems. In some cases such tactical advice may have been effective, but only for immediate issues and not for the long-term, underlying ones. The success literature of the last half of the 20th century largely attributed success to personality traits, skills, techniques, maintaining a positive attitude, etc. This philosophy can be referred to as the Personality Ethic . However, during the 150 y...