Dua pekan belakangan, dunia dikejutkan dengan penjagalan masal di bumi Palestina. Dimulai tanggal 27 Desember 2008, pasca pesan Natal yang membawa kasih dan damai di muka bumi, zionis Israel laknatullah alayhim membombardir wilayah Gaza. Sudah terlalu banyak tulisan tentangnya, maka tidak perlu lagi menulisnya disini.
Pemutaran film untuk aksi penggalangan dana sudah abi kerjakan di 3 masjid :
- Al Furqon pasar 1
- Masjid di Perumahan Puri pasar 1
- An Nur yang juga di pasar 1
Insya Allah malam sabtu besok, di pasar 3
Fatih, sempat melihat aksi kekejaman tentara zionis itu di laptop yang abi bawa ke rumah. Entah sudah berapa kali dia putar film pejuang Hamas, perjuangan anak-anak Palestina, Syaikh Ahmad Yassin, Abdul Aziz Rantissi. Abi juga mendiamkan. Umi yang mencegah, bahwa abang Fatih tidak selayaknya melihat kekerasan yang terlihat di filmnya. Abi setuju. Fatih sempat menangis karena dilarang. Tapi kami berupaya untuk memberikan pengertian.
"Cukuplah Fatih tahu kalo orang Israel itu jahat. Tapi Fatih tidak boleh jahat seperti mereka. Kita harus tetap menjadi orang baik, anak yang sholeh ya", papar umi.
Seminggu lalu, Fatih minta ke umi untuk mecahin celengan.
"Untuk apa Nak ?"
"Untuk teman-teman di Palestina mi!"
Deg... hati umi terharu sekali mendengar Fatih yang polos menyampaikan hal ini. (duh tulisan abi kok gini ya sekarang, kayak cerita formil. udah lama gak nulis nih)
Habis dipecahin tuh celengan, eh... banyak juga sampe 200 ribu lebih. Termasuk uang selundupan yang pernah Fatih ambil dan masukin ke celengan ... gobanan (lima puluh ribuan)
Kumpul punya kumpul, Fatih mau ngasih 76 ribu untuk Palestina.
Umi bawa ke sekolah dan dikasihkan ke Bu Dina...
"Masya Allaah, Fatih... terima kasih ya...!"
Mata Bu Dina berkaca-kaca setelah dijelasin umi.
Kalau seorang anak TK saja berani menyumbangkan sedemikian banyak "perhiasan" dunianya. Bagaimana dengan kalian dan aku ?
Tahukah harga sebutir peluru ? Seberapa banyak peluru yang aku dan kalian sumbangkan untuk membantu pejuang perlawanan ?
Silahkan googling "Bullet price" anda akan mendapatkan minimal $21 jika Rupiah hari ini adalah Rp 11 ribu maka peluru itu seharga Rp 231 ribu.
Boleh juga lihat ke http://www.keenzo.com untuk mengetahui variasi harga peluru-peluru lain.
Kemudian, apakah peluru itu anda mau lempar pakai tangan kosong ? Atau pakai ketapel ?
Kalo di film-film itu, yang pake ketapel itu batu, bukan peluru. Jadi peluru dilempar pake apa ? Pasti tahu dong senapan. Senapan angin ? wehehehe... harganya emang terjangkau, tapi gak bisa membunuh manusia dari jarak jauh.
Katakanlah kita gunakan senapan otomatis M16. Hasil google harganya antara $16 ribu s/d $28 ribu. Wah kemahalan, Hamas pake senapan rakitan. Pasti lebih murah.
OK. Tapi tetap perlu duit kan ?
So how much do you spend for your brother ?
Pemutaran film untuk aksi penggalangan dana sudah abi kerjakan di 3 masjid :
- Al Furqon pasar 1
- Masjid di Perumahan Puri pasar 1
- An Nur yang juga di pasar 1
Insya Allah malam sabtu besok, di pasar 3
Fatih, sempat melihat aksi kekejaman tentara zionis itu di laptop yang abi bawa ke rumah. Entah sudah berapa kali dia putar film pejuang Hamas, perjuangan anak-anak Palestina, Syaikh Ahmad Yassin, Abdul Aziz Rantissi. Abi juga mendiamkan. Umi yang mencegah, bahwa abang Fatih tidak selayaknya melihat kekerasan yang terlihat di filmnya. Abi setuju. Fatih sempat menangis karena dilarang. Tapi kami berupaya untuk memberikan pengertian.
"Cukuplah Fatih tahu kalo orang Israel itu jahat. Tapi Fatih tidak boleh jahat seperti mereka. Kita harus tetap menjadi orang baik, anak yang sholeh ya", papar umi.
Seminggu lalu, Fatih minta ke umi untuk mecahin celengan.
"Untuk apa Nak ?"
"Untuk teman-teman di Palestina mi!"
Deg... hati umi terharu sekali mendengar Fatih yang polos menyampaikan hal ini. (duh tulisan abi kok gini ya sekarang, kayak cerita formil. udah lama gak nulis nih)
Habis dipecahin tuh celengan, eh... banyak juga sampe 200 ribu lebih. Termasuk uang selundupan yang pernah Fatih ambil dan masukin ke celengan ... gobanan (lima puluh ribuan)

Kumpul punya kumpul, Fatih mau ngasih 76 ribu untuk Palestina.
Umi bawa ke sekolah dan dikasihkan ke Bu Dina...
"Masya Allaah, Fatih... terima kasih ya...!"
Mata Bu Dina berkaca-kaca setelah dijelasin umi.
Kalau seorang anak TK saja berani menyumbangkan sedemikian banyak "perhiasan" dunianya. Bagaimana dengan kalian dan aku ?
Tahukah harga sebutir peluru ? Seberapa banyak peluru yang aku dan kalian sumbangkan untuk membantu pejuang perlawanan ?
Silahkan googling "Bullet price" anda akan mendapatkan minimal $21 jika Rupiah hari ini adalah Rp 11 ribu maka peluru itu seharga Rp 231 ribu.
Boleh juga lihat ke http://www.keenzo.com untuk mengetahui variasi harga peluru-peluru lain.
Kemudian, apakah peluru itu anda mau lempar pakai tangan kosong ? Atau pakai ketapel ?
Kalo di film-film itu, yang pake ketapel itu batu, bukan peluru. Jadi peluru dilempar pake apa ? Pasti tahu dong senapan. Senapan angin ? wehehehe... harganya emang terjangkau, tapi gak bisa membunuh manusia dari jarak jauh.
Katakanlah kita gunakan senapan otomatis M16. Hasil google harganya antara $16 ribu s/d $28 ribu. Wah kemahalan, Hamas pake senapan rakitan. Pasti lebih murah.
OK. Tapi tetap perlu duit kan ?
So how much do you spend for your brother ?
jika kemarin tulisan ditujukan untuk pembelaan terhadap Hamas, maka tulisan di bawah ditujukan untuk pembelaan atas dasar kemanusiaan.
ReplyDeletepernah ke rumah sakit ?
kalaupun anda tak pernah dirawat di rumah sakit, atau membesuk kerabat yang sakit, maka sekedar bertanya kepada customer service adalah kebolehan, sah-sah aja.
"berapa tarif kamar di sini bu/pak ?
jawaban pasti beragam, tergantung kelas, fasilitas, swasta atau milik pemerintah kah rumah sakit tersebut. namun kisaran 100-150 ribu saja mungkin tak kemana untuk rumah sakit swasta di jakarta, itu pun kelas III yang bagi sebagian orang seperti bangsal. jangan harap ketenangan disitu, karena 1 kamar panjang, dihuni oleh lebih dari 6 tempat tidur. pengunjung atau pembesuk yang tak (mau) tahu aturan.
silahkan lihat http://www.bunda.co.id/rinap_tarif.html
itu baru biaya tidur / istirahat. apakah bisa tidur / istirahat nyaman bagi warga Palestina ?
berapa harga ketenangan, kenyamanan ?
visite dokter, yang cuma nempelin stetoskop ke dada, pencet perut, senter rongga mulut, tarik atas bawah mata, yang waktunya kurang dari 2 menit... tak kemana goban (lima puluh ribu).
sedangkan hingga saat ini, tercatat tak kurang dari 5000 warga gaza (muslim+kristen+agama lain) sedang menderita. yang sakitnya mereka tak cukup dengan biaya tidur dan visite dokter.
5000 jiwa x { Rp 50.000 (visite dokter) + Rp 150 ribu (biaya kamar) } = Rp 1 Milyar !!
Itu biaya utk 5000 jiwa / hari.
Sekarang sudah berjalan 20 hari, dan bantuan medis... masih dihadang oleh Firaun Mesir Hosni Mubarak !!
So how much do you spend for Palestina, for the sake of Humanity ?
kumpulkan dana utk menyongsong kehancuran Zionisme! Allaahu Akbar!!!
ReplyDeletesubhanaLlaah....semoga Fatih bisa jadi seperti yang impikan oleh abi ya....
ReplyDeletejadi inget dulu pas masih kuliah bareng ama abi, om dikasih tau harapannya abi, Fatih itu bisa seperti Panglima Muhammad Al-Fatih yang merebut Kontantinopel......
semoga ALLAH menjadikan Fatih anak yang shalih, cerdas dan bertaqwa ya.....
Ndri, jaga baek-baek ya ponakan ane :)
ayo buat kita-kita nih....masak kalah ama anak kecil? masak kalah sama presiden venezuela? ayo tunjukkan bantuan kita untuk palestina, semampu yang dapat kita lakukan. jangan malah sibuk nyari-nyari dalil untuk menyudutkan dan menyalahkan saudara kita yang sedang dijajah....ALLAHu akbar!!
saya kutip ceritanya di http://murnii.multiply.com/journal/item/339/Anak_kecil_pun_berjihad_harta
ReplyDelete