Skip to main content

Ciprofloxacil

Hampir seminggu abi kurang sehat. Sebab makan gorengan 'jelek'.
Padahal, setahun yang lalu (menurut catatan dokter) abi mengalami sakit
yang sama. Penyakit abi memang itu-itu aja, radang tenggorokan. Dan
penyebabnya juga itu-itu aja, gorengan 'jelek' 

Alhamdulillah,
nenek kakek dari Palembang dateng. Jadi bisa jagain Fatih dan Faqih di
rumah. Wah senangnya, Faqih gak rewel dan welcome sekali dengan kakek
nenek. Fatih juga begitu, malam pertama udah khawatir "kakek kapan
pulang ?". Padahal kakek masih seminggu lagi di Medan menemani kalian.

Nenek
yang hobi durian, hari kedua langsung 'ngembat', hunting durian pun
dikerjakan bareng kakek. Walaupun dapetnya yang ukuran sedang cenderung
kecil, tapi gapapa yang penting manis dan sedap hehehe...

Abi
senin gak masuk, istirahat dulu... abis kalo dipaksakan di tempat
ber-AC hidungnya jadi mamfet bin senef. Abis dari dokter gak tahan juga
kalo cuma tidur di rumah. Akhirnya bawa mobil aja ganti oli.

Selasa abi masuk deh. Heran... bawaannya mau kentuut aja hihihi... kebanyakan makan duren nih.





Comments

  1. gorengan 'jelek' itu apa ya?

    aku 'ketergantungan' ama gorengan banget niii... bakwan, tahu isi, tempe, risol.. waaa enak sekali. Aku tau itu jelek tapi weeenak.. gimana dong? :D

    ReplyDelete
  2. ya gorengan aja sih. tapi yang dijual orang lain, bukan goreng sendiri. kalo goreng sendiri insya Allah gak papa, tapi kalo hasil beli, biasanya gorengnya udah dipakai puluhan kali sehingga 'kadar' minyak gorengnya udah 'jelek' gitu penjelasannya teh :-)

    emang enak, makanya kemarin itu lagi mupeng :-) gak inget kalo itu penyebab sakit bawaan orok. hati-hati teh, biasanya efek gak dalam jangka waktu dekat.

    ReplyDelete
  3. karena obat saya dikasih itu mbak :-)
    antibiotik + vitamin c dosis tinggi + obat flu + surat istirahat 1 hari

    ReplyDelete
  4. kok radang tenggorokan dikasih ciproloxacin ya...???
    itu kan golongan obat keras...

    dari medicastore.com
    CIPROFLOXACIN 500 MG
    GENERIK
    Siprofloksasin HCl.
    INDIKASI
    Infeksi saluran napas, telinga bagian tengah, sinus, mata, ginjal & saluran kemih (termasuk prostatitis/radang kelenjar prostata), infeksi saluran kemih yang tidak berkomplikasi (sistitis/radang kandung kemih), organ kelamin (termasuk gonore), perut (saluran pencernaan, saluran empedu, peritonitis/radang selaput perut), kulit & jaringan lunak, tulang & sendi, septikemia (keracunan darah oleh bakteri patogenik dan atau zat-zat yang dihasilkan oleh bakteri tersebut), infeksi pada pasien yang daya tahan tubuhnya kurang & untuk dekontaminasi usus yang selektif.
    KONTRA INDIKASI
    Hipersensitivitas terhadap Siprofloksasin atau Quinolon yang lain.
    Anak-anak, remaja, wanita hamil & menyusui.
    PERHATIAN
    Epilepsi, kerusakan susunan saraf pusat.
    Interaksi obat :
    - antasida yang mengandung mineral mengurangi absorpsi/penyerapan Siprofloksasin.
    - dapat meningkatkan kadar Teofilin dalam plasma.
    - diminum bersama dengan obat-obat anti radang non steroid dapat mengakibatkan kejang.
    - peningkatan sementara kreatinin serum jika digunakan dengan Siklosporin.
    - efek Warfarin diintensifkan.
    EFEK SAMPING
    Reaksi hipersensitivitas, reaksi pada saluran pencernaan, susunan saraf pusat, muskuloskeletal, kardiovaskuler & reaksi yang lain, efek pada darah & parameter laboratorium.
    Sangat jarang : kolitis pseudomembranosa, kejang, psikosis & reaksi saraf pusat lainnya, reaksi anafilaksis termasuk syok, sindroma Steven-Johnson, nefritis interstisial, gangguan hati termasuk nekrosis hati, fotosensitifitas, gangguan fungsi ginjal termasuk gagal ginjal yang bersifat sementara, kehilangan pendengaran yang bersifat sementara, kemampuan untuk mengendarai atau mengoperasikan mesin bisa terganggu.
    Flebitis lokal.
    KEMASAN
    Tablet 500 mg 5 x 10 biji.
    DOSIS
    2 kali sehari 100-750 mg.
    Gonore akut : dosis tunggal sebesar 250 mg.
    Kurangi dosis jika klirens kreatinin kurang dari 20 ml/menit.
    Sistitis akut : 2 kali sehari 100 mg selama 3 hari.

    ReplyDelete
  5. wah mbak dokter ya ?
    saya mah gak tau, orang awam. tapi disitu kan tertulis untuk infeksi saluran nafas. tenggorok masuk barisan saluran nafas kali mbak. tapi alhamdulillah sekarang (rabu) udah mendingan sejak senin dikasih obat itu.

    ReplyDelete
  6. dokter? bukan bangeeet.... maksud saya, kalo cuma radang tenggorokan doank, kenapa pake antibiotik gitu ya...? setelah ikutan milis sehat, tiap dikasih resep sama dokter, saya selalu cross chek ke medicastore. apalagi kalo buat anak-anak. kadang cuma radang gitu doank, obat suka macem-macem pak.... padahal bisa jadi infeksi virus, yang bisa sembuh dengan sendirinya...
    eniwei, syafakallah ya...

    ReplyDelete
  7. wah kalo kenapa, jelas "yang ditanya tidak lebih tahu daripada yang bertanya" hehehe... masalahnya ini kan dokter kantor mbak. aku berobat langsung dikasih. mau ngecek kan kudu lari dulu ke komputerku. gak mungkin juga saya protes, ntar dibilang sok tau lagi. namanya dokter kantor memang suka nyebelin. sakit anak disuruh ke dokter umum. jazakillah atas doanya. trus gimana dong sebaiknya menyikapi dokter yang bgitu ?

    ReplyDelete
  8. ikutan milis sehat aja....
    subscribe ke:sehat@yahoogroups.com
    buka juga: www.sehatgroup.web.id

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Setan tak bisa menembus dinding

Betapa kita, saya dan anda, seringkali salah kaprah tentang setan, dan jin. Film-film turut menanamkan pengertian yang salah. Berapa banyak film yang menggambarkan setan/jin itu bisa menembus dinding, tiba-tiba muncul di ruangan tertentu. Nampaknya hadits berikut menjadi salah satu kabar yang menutup kesalahan pemahaman tersebut. Dari Jabir ra., dari Rasulullah saw., beliau bersabda:“Tutuplah bejana, ikatlah tempat air, tutuplah pintu-pintu dan padamkanlah lampu, sesungguhnya setan itu tidak akan bisa melepaskan ikatan, tidak bisa membuka pintu dan tidak bisa membuka bejana. Seandainya salah seorang diantara kalian tidak bisa mendapatkan sesuatu untuk menutupnya kecuali hanya meletakkan lidi di atas bejana itu, maka lakukanlah yang demikian itu dengan menyebut nama Allah,karena sesungguhnya tikus itu bisa menyebabkan terbakarnya rumah.” (HR. Muslim)

Pulang Tenggo [mirip tengbur]

Kalo Mbak Sya2 punya pengalaman tengbur, saya ada pengalaman Tenggo. Tenggo ini bukannya produk makanan, tenggo = begitu teng jam 16.30 langsung GO ! Hehehe... Suatu hari kami bertiga (IT Department cuman bertiga) dipanggil, gak tanggung langsung ke Direksi, karena emang jalurnya langsung di bawah Direksi. Diceramahin macem-macem, yang masih muda lah, yang masih terang lah di luar sana (emang kudu nunggu gelap baru pulang Pak ?) Saya ada setujunya tuh sama Mbak Sya2, bahwa hak karyawan untuk bisa pulang pada waktunya. Namun setelah ditegur sama Bos, saya juga agak molorin lah sedikit, dari yang mestinya 16.30 (kami masuk jam 7.30, sabtu libur) jadi jam 17.15 atau 17.30, tergantung Bosnya udah pulang apa belum.  Tapi emang kadang-kadang si Bos ini gila kerja. Pernah dia pulang jam 9 malem, walaah... kalo di Medan saya belum banyak melihat fenomena ngelembur sampe jam segitu. Kalo di Jakarta mah, biasa kali ya... sambil nunggu macet. Tapi, ada tapinya deh... ngaku gak kalo di kantor ...

The 7 Habits of Highly Effective People

Supaya gak ilang ditelan zaman, ada baiknya disimpen sebagai harta yang cukup berharga. Summary of Stephen R. Covey's The 7 Habits of Highly Effective People In his #1 bestseller, Stephen R. Covey presented a framework for personal effectiveness. The following is a summary of the first part of his book, concluding with a list of the seven habits. Inside-Out: The Change Starts from Within While working on his doctorate in the 1970's, Stephen R. Covey reviewed 200 years of literature on success. He noticed that since the 1920's, success writings have focused on solutions to specific problems. In some cases such tactical advice may have been effective, but only for immediate issues and not for the long-term, underlying ones. The success literature of the last half of the 20th century largely attributed success to personality traits, skills, techniques, maintaining a positive attitude, etc. This philosophy can be referred to as the Personality Ethic . However, during the 150 y...