Jika kita mendapatkan rejeki yang melimpah... berhati-hatilah. Terkadang manusia menganggap dirinya sedang dimuliakan oleh Allah swt dengan cara memberikan kepada manusia itu rejeki yang banyak.
Bahkan, musibah yang ditimpakan Allah swt mereka anggap sebagai hukuman.
Pernahkah terpikir kebalikan ? Bahwa rejeki melimpah merupakan cobaan, sedangkan musibah adalah ujian kenaikan tingkat ? Bahwa segala kemudahan hidup yang diberikan Allah swt akan dipertanyakan , dibelanjakan kemana ? Sedangkan musibah sebagai penggugur dosa-dosa dan menjadikannya lebih baik dari sebelumnya ?
Kehebatan kita, bisa jadi HANYA karena Allah swt menyembunyikan kekurangan-kekurangan kita.
"Betapa banyak manusia yg dihukum secara berangsur-angsur melalui kesenangan yg diberikan kepadanya. Betapa banyak manusia yg mendapat cobaan melalui pujian orang lain kepadanya. Betapa banyak manusia yg teperdaya krn kelemahannya disembunyikan oleh Allah Swt"(Ibnu Mas'ud)
Bahkan, musibah yang ditimpakan Allah swt mereka anggap sebagai hukuman.
Pernahkah terpikir kebalikan ? Bahwa rejeki melimpah merupakan cobaan, sedangkan musibah adalah ujian kenaikan tingkat ? Bahwa segala kemudahan hidup yang diberikan Allah swt akan dipertanyakan , dibelanjakan kemana ? Sedangkan musibah sebagai penggugur dosa-dosa dan menjadikannya lebih baik dari sebelumnya ?
Kehebatan kita, bisa jadi HANYA karena Allah swt menyembunyikan kekurangan-kekurangan kita.
"Betapa banyak manusia yg dihukum secara berangsur-angsur melalui kesenangan yg diberikan kepadanya. Betapa banyak manusia yg mendapat cobaan melalui pujian orang lain kepadanya. Betapa banyak manusia yg teperdaya krn kelemahannya disembunyikan oleh Allah Swt"(Ibnu Mas'ud)
Inna lillaahi wa inna ilayhi raaji'uun....
ReplyDeleteJazakaLLAAH ya ndri buat taushiyahnya :)
Kadang kita emang sering lupa kalau kesenangan itu juga bisa jadi merupakan ujian, cobaan, atau bahkan istidraj dari ALLAH.....
wah kalo istidraj sih insya Allah nggak lah, kalo gak salah istidraj hanya untuk orang non muslim. Allahu a'lam
ReplyDelete