Untuk keluargaku kelak,
Nak, ingatan abi mungkin sudah tidak sehebat ketika kalian masih kecil. Tentunya kalian sudah besar sekarang ketika membaca tulisan ini. Sudah berapa umurmu nak ? Sudah pandai apa ? Bagaimana pun kalian, saat membaca tulisan abi ini, semoga kalian selalu dalam ketaatan kepada Allah SWT. Kalau sedang 'jatuh' temuilah orang bijak, saleh... mudah-mudahan Allah mudahkan langkah kalian untuk mendapatkan cinta_Nya.
Nak, ingatan abi ketika menulis ini pun tidak hebat. Jadi...kapan abi punya ingatan hebat ? Hehehe... gak tau deh. Coba tanya pada umi.
Nak, semua orang, media massa, menulis tentang bencana. Ustadz pun laris manis membicarakan bencana. Bagaimana keadaan dunia, saat kalian membaca tulisan abi ini ?
Semoga Allah selalu melindungi kalian dari marabahaya.
Nak, renungi firman Allah SWT berikut ini,
Tahun 2004 lalu, bulan Desember
Aceh terkena Tsunami. Lebih dari 150,000 orang tewas. Banyak beredar cerita, hikmah yang bisa kita ambil (kalau mau).
Gempa di mana-mana sepanjang 2005-2006. Pesawat jatuh ratusan orang korban akibat pesawat yang sudah tidak layak terbang dipaksa terbang. Ketika abis menulis ini ada yang umur pesawat sudah 26 tahun, lebih tua dari umurmu saat ini ?
Tanah longsor, kereta api anjlok, banjir menenggelamkan sebagian kota Jakarta (yang heboh kalo Jakarta, padahal di kota-kota lain lebih parah), Kapal laut tenggelam ratusan orang jadi korban.
Sehebat apa kekuatan Allah ditampakkan padamu nak ?
Walaupun itu, semoga Allah selalu melindungimu dari marabahaya.
Rumah nenek buyut, nek nunung di daerah kramat kwitang jakarta, tahun 2002 banjir sepinggang orang dewasa. Tahun 2007 Februari nenek sempat ngungsi ke rumah eyang di Rawamangun karena air sudah semata kaki, listrik padam.
Waktu Aceh Tsunami, selang beberapa bulan Nias goyang hebat, mungkin artis dangdut berkumpul disana
Nak, Aceh kalang kabut saat pagi hari, tapi Nias gonjang-ganjing saat malam. Abi boyong abang Fatih saat masih terlelap, dengan degup jantung tak karuan. Umi pun keluar rumah dengan pakaian seadanya, kepalanya pun tak sempat tertutup. Kamu masih lelap nak... mungkin bermimpi melompat bersama Spiderman. Kain sarung abi dipinjam umi untuk menutup kepalanya. Kota Medan kena imbas goyangan Nias. 2005
Ketika Baca kembali ayat Allah di atas. Abi sempat khawatir ketika hendak tidur, khawatir ketika meninggalkan kalian di rumah untuk pergi bekerja. Kepada Allah saja abi titipkan kalian. Walau sebenarnya, kalianlah yang Allah titipkan kepada abi dan umi untuk dididik, dijaga, dibina ... untuk menjadi (minimal) pengikut Rasulullah saw.
Abi akan bangga dan senang sekali jika saat ini, kamu sudah biasa membina adik-adikmu, dan 'adik-adikmu'. Semoga Allah swt menguatkan istiqomah, kesabaranmu. Menjadikan bencana yang mungkin datang di sekitarmu sebagai pelajaran, mengingatkan orang agar beriman dan bertakwa... agar rahmat Allah swt selalu tercurah, di sekitarmu, dan di seluruh dunia. aamiin.
Nak, ingatan abi mungkin sudah tidak sehebat ketika kalian masih kecil. Tentunya kalian sudah besar sekarang ketika membaca tulisan ini. Sudah berapa umurmu nak ? Sudah pandai apa ? Bagaimana pun kalian, saat membaca tulisan abi ini, semoga kalian selalu dalam ketaatan kepada Allah SWT. Kalau sedang 'jatuh' temuilah orang bijak, saleh... mudah-mudahan Allah mudahkan langkah kalian untuk mendapatkan cinta_Nya.
Nak, ingatan abi ketika menulis ini pun tidak hebat. Jadi...kapan abi punya ingatan hebat ? Hehehe... gak tau deh. Coba tanya pada umi.
Nak, semua orang, media massa, menulis tentang bencana. Ustadz pun laris manis membicarakan bencana. Bagaimana keadaan dunia, saat kalian membaca tulisan abi ini ?
Semoga Allah selalu melindungi kalian dari marabahaya.
Nak, renungi firman Allah SWT berikut ini,
| Jika sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya. | وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْقُرَى آمَنُوا وَاتَّقَوْا لَفَتَحْنَا عَلَيْهِمْ بَرَكَاتٍ مِنَ السَّمَاءِ وَالأرْضِ وَلَكِنْ كَذَّبُوا فَأَخَذْنَاهُمْ بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ | 96 |
| Maka apakah penduduk negeri-negeri itu merasa aman dari kedatangan siksaan Kami kepada mereka di malam hari di waktu mereka sedang tidur? | أَفَأَمِنَ أَهْلُ الْقُرَى أَنْ يَأْتِيَهُمْ بَأْسُنَا بَيَاتًا وَهُمْ نَائِمُونَ | 97 |
| Atau apakah penduduk negeri-negeri itu merasa aman dari kedatangan siksaan Kami kepada mereka di waktu matahari sepenggalahan naik ketika mereka sedang bermain? | أَوَأَمِنَ أَهْلُ الْقُرَى أَنْ يَأْتِيَهُمْ بَأْسُنَا ضُحًى وَهُمْ يَلْعَبُونَ | 98 |
| Maka apakah mereka merasa aman dari azab Allah (yang tidak terduga-duga)? Tiadalah yang merasa aman dari azab Allah kecuali orang-orang yang merugi. | أَفَأَمِنُوا مَكْرَ اللَّهِ فَلا يَأْمَنُ مَكْرَ اللَّهِ إِلا الْقَوْمُ الْخَاسِرُونَ | 99 |
Tahun 2004 lalu, bulan Desember
Aceh terkena Tsunami. Lebih dari 150,000 orang tewas. Banyak beredar cerita, hikmah yang bisa kita ambil (kalau mau).
Gempa di mana-mana sepanjang 2005-2006. Pesawat jatuh ratusan orang korban akibat pesawat yang sudah tidak layak terbang dipaksa terbang. Ketika abis menulis ini ada yang umur pesawat sudah 26 tahun, lebih tua dari umurmu saat ini ?
Tanah longsor, kereta api anjlok, banjir menenggelamkan sebagian kota Jakarta (yang heboh kalo Jakarta, padahal di kota-kota lain lebih parah), Kapal laut tenggelam ratusan orang jadi korban.Sehebat apa kekuatan Allah ditampakkan padamu nak ?
Walaupun itu, semoga Allah selalu melindungimu dari marabahaya.
Rumah nenek buyut, nek nunung di daerah kramat kwitang jakarta, tahun 2002 banjir sepinggang orang dewasa. Tahun 2007 Februari nenek sempat ngungsi ke rumah eyang di Rawamangun karena air sudah semata kaki, listrik padam.
Waktu Aceh Tsunami, selang beberapa bulan Nias goyang hebat, mungkin artis dangdut berkumpul disana

Nak, Aceh kalang kabut saat pagi hari, tapi Nias gonjang-ganjing saat malam. Abi boyong abang Fatih saat masih terlelap, dengan degup jantung tak karuan. Umi pun keluar rumah dengan pakaian seadanya, kepalanya pun tak sempat tertutup. Kamu masih lelap nak... mungkin bermimpi melompat bersama Spiderman. Kain sarung abi dipinjam umi untuk menutup kepalanya. Kota Medan kena imbas goyangan Nias. 2005
Ketika Baca kembali ayat Allah di atas. Abi sempat khawatir ketika hendak tidur, khawatir ketika meninggalkan kalian di rumah untuk pergi bekerja. Kepada Allah saja abi titipkan kalian. Walau sebenarnya, kalianlah yang Allah titipkan kepada abi dan umi untuk dididik, dijaga, dibina ... untuk menjadi (minimal) pengikut Rasulullah saw.
Abi akan bangga dan senang sekali jika saat ini, kamu sudah biasa membina adik-adikmu, dan 'adik-adikmu'. Semoga Allah swt menguatkan istiqomah, kesabaranmu. Menjadikan bencana yang mungkin datang di sekitarmu sebagai pelajaran, mengingatkan orang agar beriman dan bertakwa... agar rahmat Allah swt selalu tercurah, di sekitarmu, dan di seluruh dunia. aamiin.
Mengharukan sekali Mas Andri.....Semoga Bang Fatih selalu mendengar nasehat Abi
ReplyDeletenya untuk masa depan yang gemilang ke depannya Amin....Semoga Alloh SWT
selalu melindungi Mas Andri dan seluruh kluarga!!
terima kasih mbak rose
ReplyDelete