Skip to main content

Fatih, Faqih


Udah sore nih. Tapi partner belum mau pulang, jadilah nulis perkembangan anak-anak dan keluarga.


Fatih udah mulai menghafal surat Al Fatihah di umurnya yang 4 tahun lebih sebulan. Meski terbata, dan dibantu Umi dengan menyebut depan ayat, tapi dia bangga "Abi.. Atih udah bisya baca..hmm.. baca... hmm... apa Mi ?"


"Al.. Fatihah.." sambut Uminya.


"Iya... Ay Fatihah" kata Fatih yang masih cadel, belum bisa nyebut "L" apalagi "R" :-)


Fatih cukup ganteng hehehe (Nak, ini betulan loh waktu kamu masih kecil, gak tau sekarang .. tapi jangan GR ya) sehingga jadi cover boy di pamflet playgroup tempatnya sekolah.


Umi kadang kasihan kalo inget Fatih harus bangun pagi, sarapan, dan segera berangkat bareng Abi ke kantor. Masuk sekolah jam 8:00 di Medan, tapi Abi masuk kerja jam 7:30. Karena satu arah, jadi Fatih sering sudah di drop jam 7:20 sampai di sekolah. Tapi Abi membesarkan hati Umi bahwa hal begituan sih gapapa, justru bagus membiasakan dia bangun pagi.


Kalo Umi ke Bahorok, untuk PTT, kadang Abi yang jemput Fatih siang. Nah kalo Abi jemput, Fatih riang banget. Seger dan banyak ngoceh ini-itu. Fatih selalu ngingetin abi kalo belum tutup jendela atau mengunci pintu mobil "Bi, awas nanti ada tukang minta-minta". Hihihi... memang waktu itu pernah ketika abi njemput Fatih, di lampu merah abinya asik main sama Fatih. Tiba-tiba ada tukang minta-minta "Paak... minta paak..." Waaw abinya kaget, hihihihi... Makanya sejak itu Fatih jadi perhatian :-)


Dedek Faqih udah hebat jalan dalam umurnya yang 11 bulan ini. Sebenernya udah jago, tapi kadang lebih suka merangkak sambil masuk gigi 6, Top Speed ! hehehe....


Faqih juga cerewet banget, "Mamam... mamamama...." Gak boleh liat piring nganggur, pasti minta mamam. Gak peduli pedes, asem, pokoknya mintaa !! Makanya badannya gembul. Padahal waktu lahir tampangnya jelek banget, nanti abi scan deh masukin blog. Sekarang yang ngeliat dedek, gak mau berpaling kecuali sudah menyunggingkan senyum.


Umi nih, gak bisa deh kalo abi kasih kabar 'terkatung-katung', misalnya abi bilang, "ada kabar nih dari kantor," sambil pasang muka loyo. Langsung deh umi nanya "apaan bi.. apaan bi ?" udah gitu, kalo abinya males nanggapi, mesti deh sakit perut :-) eenn... ketika kabarnya udah diceritain, langsung deh ngacirr ke wc, hihihi...
Maap ya mi, ini buat nostalgia kita nanti...

Comments

  1. salam buat Fatih dan Faqih dari Rifa dan Alya ya... :)
    hampir seumuran rupanya ...

    ReplyDelete
  2. insya Allah teh
    fotonya rifa dan alya manna ?

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Setan tak bisa menembus dinding

Betapa kita, saya dan anda, seringkali salah kaprah tentang setan, dan jin. Film-film turut menanamkan pengertian yang salah. Berapa banyak film yang menggambarkan setan/jin itu bisa menembus dinding, tiba-tiba muncul di ruangan tertentu. Nampaknya hadits berikut menjadi salah satu kabar yang menutup kesalahan pemahaman tersebut. Dari Jabir ra., dari Rasulullah saw., beliau bersabda:“Tutuplah bejana, ikatlah tempat air, tutuplah pintu-pintu dan padamkanlah lampu, sesungguhnya setan itu tidak akan bisa melepaskan ikatan, tidak bisa membuka pintu dan tidak bisa membuka bejana. Seandainya salah seorang diantara kalian tidak bisa mendapatkan sesuatu untuk menutupnya kecuali hanya meletakkan lidi di atas bejana itu, maka lakukanlah yang demikian itu dengan menyebut nama Allah,karena sesungguhnya tikus itu bisa menyebabkan terbakarnya rumah.” (HR. Muslim)

Pulang Tenggo [mirip tengbur]

Kalo Mbak Sya2 punya pengalaman tengbur, saya ada pengalaman Tenggo. Tenggo ini bukannya produk makanan, tenggo = begitu teng jam 16.30 langsung GO ! Hehehe... Suatu hari kami bertiga (IT Department cuman bertiga) dipanggil, gak tanggung langsung ke Direksi, karena emang jalurnya langsung di bawah Direksi. Diceramahin macem-macem, yang masih muda lah, yang masih terang lah di luar sana (emang kudu nunggu gelap baru pulang Pak ?) Saya ada setujunya tuh sama Mbak Sya2, bahwa hak karyawan untuk bisa pulang pada waktunya. Namun setelah ditegur sama Bos, saya juga agak molorin lah sedikit, dari yang mestinya 16.30 (kami masuk jam 7.30, sabtu libur) jadi jam 17.15 atau 17.30, tergantung Bosnya udah pulang apa belum.  Tapi emang kadang-kadang si Bos ini gila kerja. Pernah dia pulang jam 9 malem, walaah... kalo di Medan saya belum banyak melihat fenomena ngelembur sampe jam segitu. Kalo di Jakarta mah, biasa kali ya... sambil nunggu macet. Tapi, ada tapinya deh... ngaku gak kalo di kantor ...

The 7 Habits of Highly Effective People

Supaya gak ilang ditelan zaman, ada baiknya disimpen sebagai harta yang cukup berharga. Summary of Stephen R. Covey's The 7 Habits of Highly Effective People In his #1 bestseller, Stephen R. Covey presented a framework for personal effectiveness. The following is a summary of the first part of his book, concluding with a list of the seven habits. Inside-Out: The Change Starts from Within While working on his doctorate in the 1970's, Stephen R. Covey reviewed 200 years of literature on success. He noticed that since the 1920's, success writings have focused on solutions to specific problems. In some cases such tactical advice may have been effective, but only for immediate issues and not for the long-term, underlying ones. The success literature of the last half of the 20th century largely attributed success to personality traits, skills, techniques, maintaining a positive attitude, etc. This philosophy can be referred to as the Personality Ethic . However, during the 150 y...