Untung urusan gue dah beres !
Ceritanya wong londo belgia sana menanyakan data-data yang dikirimkan dari Medan ada yang salah. Mungkin karena lagi uring-uringan, marahnya gak ketulungan... sampe ... wah gak baik menceritakan keburukan orang lain kan ?
Dipanggilnya yang membuat laporan tersebut. Kami sudah tahu tabiatnya, gampang sekali mengeluarkan kata-kata kasar. Gosip dari temen sih, sampe harga diri si bawahan seperti di injak-injak, dan akhirnya ngelawan. Gebrak meja !
Sang GM pun telpon satpam. Ketakutan ? Gak tau juga... yang jelas disuruhnya satpam tidak membolehkan masuk si bawahan. Satpam pun gelagapan xixixi.... lah bagaimana ya, emangnya GM punya hak mecat / skorsing ?
Besoknya, ruangan yang biasanya terbuka ...ditutup. Wah kejadian aneh deh kalo ruangan sang GM ditutup.
Abi kirain Nak, hanya Abi seorang saja yang dibilang kasar sama si GM. Gak taunya hari besoknya ada cerita beredar, nge-gosip xixixi... Eh ternyata gak Abi aja, semua yang masuk ruangannya pasti kena semprot. Ini GM apa blanwir...pemadam kebakaran sih...sukanya nyemprot xixixi....
Ada hikmah yang bisa dipetik pada setiap kejadian.
Orang yang suka nyemprot akhirnya disemprot bawahannya sendiri. Agamanya sama, dan dari daerah / suku yang sama. Allah telah membalasnya. Tergantung dia sendiri, bisa gak ambil pelajaran dari situ, atau semakin gila kekasaran lidahnya.
Memang baik untuk menjadi orang penting, namun lebih penting untuk menjadi orang baik.
Nak...
menjadi orang baik itu kata orang sulit. Terlalu baik dianggap gak tegas. Terlalu ketat juga tidak bagus untuk team work. Yang bagus yang pertengahan.
tapi ada juga yang bilang, kenapa dianggap sulit ? rileks dan nikmati saja. Jadi diri sendiri.
Kalo Abi kasih nasihat buat kamu Nak.
- berkumpul dengan orang soleh yang juga muslih.
orang soleh banyak, tapi gak bisa bikin orang lain di sekitarnya ikutan jadi soleh. dia hanya soleh buat diri sendiri. kalo muslih, orang yang mempunyai magnet, daya tarik... sehingga orang yang di dekatnya pun menjadi baik. lihat dan pelajari bagaimana mereka bisa seperti itu. copy paste aja :-)
- teladan kita orang-orang terdahulu. bacalah pemikirannya.
tak selalu salaf(zaman rasulullah, sahabat, tabi'in dst), yang khalaf(zaman belakangan, hingga kini) pun bisa menjadi teladan. terkadang yang khalaf ini ceritanya bisa lebih 'membumi' dan mudah dicerna, dan akal pun tersambung dengan hikmah. tak melulu cerita getolnya ibadah, tapi juga bagaimana membangun kerajaan bisnis. beberapa sahabat yang dijamin masuk surga merupakan pebisnis ulung.
- tak segan bertanya.
jika tak tahu, jangan malu, jangan gengsi. justru hal-hal itu akan membuat kita terlihat semakin bodoh. jangan kayak si GM, dia yang nggak ngerti yang disalahkan orang lain. tak mau bertanya, malah orang lain yang dibodoh2i.
- jaga lidah, karena dia bisa lebih tajam daripada golok wiro sableng.
kalo orang kena pukul, sakitnya bisa hilang. tapi kalau lidahmu menyakiti hati orang lain, sulit untuk menghilangkannya. bahkan bisa menjadi bumerang. do'a orang yang terzalimi tak ada sekat antara dia dengan Tuhannya.
allaahu a'lam
Ceritanya wong londo belgia sana menanyakan data-data yang dikirimkan dari Medan ada yang salah. Mungkin karena lagi uring-uringan, marahnya gak ketulungan... sampe ... wah gak baik menceritakan keburukan orang lain kan ?
Dipanggilnya yang membuat laporan tersebut. Kami sudah tahu tabiatnya, gampang sekali mengeluarkan kata-kata kasar. Gosip dari temen sih, sampe harga diri si bawahan seperti di injak-injak, dan akhirnya ngelawan. Gebrak meja !
Sang GM pun telpon satpam. Ketakutan ? Gak tau juga... yang jelas disuruhnya satpam tidak membolehkan masuk si bawahan. Satpam pun gelagapan xixixi.... lah bagaimana ya, emangnya GM punya hak mecat / skorsing ?
Besoknya, ruangan yang biasanya terbuka ...ditutup. Wah kejadian aneh deh kalo ruangan sang GM ditutup.
Abi kirain Nak, hanya Abi seorang saja yang dibilang kasar sama si GM. Gak taunya hari besoknya ada cerita beredar, nge-gosip xixixi... Eh ternyata gak Abi aja, semua yang masuk ruangannya pasti kena semprot. Ini GM apa blanwir...pemadam kebakaran sih...sukanya nyemprot xixixi....
Ada hikmah yang bisa dipetik pada setiap kejadian.
Orang yang suka nyemprot akhirnya disemprot bawahannya sendiri. Agamanya sama, dan dari daerah / suku yang sama. Allah telah membalasnya. Tergantung dia sendiri, bisa gak ambil pelajaran dari situ, atau semakin gila kekasaran lidahnya.
Memang baik untuk menjadi orang penting, namun lebih penting untuk menjadi orang baik.
Nak...
menjadi orang baik itu kata orang sulit. Terlalu baik dianggap gak tegas. Terlalu ketat juga tidak bagus untuk team work. Yang bagus yang pertengahan.
tapi ada juga yang bilang, kenapa dianggap sulit ? rileks dan nikmati saja. Jadi diri sendiri.
Kalo Abi kasih nasihat buat kamu Nak.
- berkumpul dengan orang soleh yang juga muslih.
orang soleh banyak, tapi gak bisa bikin orang lain di sekitarnya ikutan jadi soleh. dia hanya soleh buat diri sendiri. kalo muslih, orang yang mempunyai magnet, daya tarik... sehingga orang yang di dekatnya pun menjadi baik. lihat dan pelajari bagaimana mereka bisa seperti itu. copy paste aja :-)
- teladan kita orang-orang terdahulu. bacalah pemikirannya.
tak selalu salaf(zaman rasulullah, sahabat, tabi'in dst), yang khalaf(zaman belakangan, hingga kini) pun bisa menjadi teladan. terkadang yang khalaf ini ceritanya bisa lebih 'membumi' dan mudah dicerna, dan akal pun tersambung dengan hikmah. tak melulu cerita getolnya ibadah, tapi juga bagaimana membangun kerajaan bisnis. beberapa sahabat yang dijamin masuk surga merupakan pebisnis ulung.
- tak segan bertanya.
jika tak tahu, jangan malu, jangan gengsi. justru hal-hal itu akan membuat kita terlihat semakin bodoh. jangan kayak si GM, dia yang nggak ngerti yang disalahkan orang lain. tak mau bertanya, malah orang lain yang dibodoh2i.
- jaga lidah, karena dia bisa lebih tajam daripada golok wiro sableng.
kalo orang kena pukul, sakitnya bisa hilang. tapi kalau lidahmu menyakiti hati orang lain, sulit untuk menghilangkannya. bahkan bisa menjadi bumerang. do'a orang yang terzalimi tak ada sekat antara dia dengan Tuhannya.
allaahu a'lam
"Memang baik untuk menjadi orang penting, namun lebih penting untuk menjadi orang baik."
ReplyDeletekang ebet punya prinsip :D
hehehe....
ReplyDelete